Indonesia kini resmi duduk di Dewan Perdamaian Dunia. Langkah ini, menurut Menteri Luar Negeri Sugiono, bukan sekadar formalitas. Ini adalah langkah strategis agar kita punya suara langsung dalam ruang-ruang pengambilan keputusan global.
Keputusan bergabung diambil oleh Presiden Prabowo Subianto. Ini menegaskan komitmen aktif Indonesia untuk menjaga stabilitas dunia, dengan fokus yang jelas: mendukung perdamaian dan kemerdekaan Palestina. Sejak awal, Indonesia memang konsisten menyuarakan hal itu.
Lalu, apa sebenarnya tugas Board of Peace ini? Sugiono memaparkan, badan internasional ini punya peran vital.
“Board of Peace ini merupakan badan internasional yang bertugas untuk memonitor administrasi stabilisasi dan juga upaya-upaya rehabilitasi di Gaza, khususnya di Palestina,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).
Nah, ketika piagam pembentukannya ditandatangani dalam proses yang relatif cepat, Prabowo pun memutuskan Indonesia harus ada di dalamnya. Alasannya sederhana tapi mendasar: agar kita bisa mengawal arah kebijakan dewan.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas