"Tingkat kedisiplinannya, tingkat dedikasinya, tingkat pelayanan ke jemaah itu tinggi rata-rata," jelasnya.
"Nah itulah kenapa sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para prajurit TNI, Polri yang selama ini banyak membantu tugas-tugas perhajian, itu kami menambah jumlah petugas dari TNI dan Polri," tegas Dahnil.
Saat ini, para personel tersebut sedang menjalani pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Memang, mayoritas akan ditempatkan di pos linjam atau perlindungan jamaah. Tapi Gus Irfan menegaskan, peran mereka lebih luas dari itu.
"Tetapi juga ada beberapa pos lain yang kita tempatkan teman-teman dari TNI-Polri juga. Misalkan pelayanan lansia, kemudian pelayanan konsumsi, juga ada semuanya," paparnya.
Intinya, pemerintah ingin kehadiran TNI-Polri merata di berbagai lini layanan. Mereka tak cuma jadi pengawal, tapi juga tangan-tangan yang membantu di titik-titik lain yang tak kalah penting. Upaya ini, meski jumlahnya bertambah, tujuannya tetap satu: memastikan ibadah haji berjalan lancar dan jemaah merasa aman serta dilayani dengan baik.
Artikel Terkait
Remaja 17 Tahun Tewas Usai Terjatuh dari Peron Stasiun Gondangdia
Petunjuk Kuat Shayne Pattynama Segera Gabung Persija, Ikuti Tren Pemain Timnas Pulang Kampung
Ego Sektoral dan Tumpang Tindih Kebijakan: Konflik Agraria Terus Berlarut
Bulog Cetak Transaksi Rp7,2 Miliar ke Kopdes Merah Putih dalam 19 Hari