tambahnya.
Namun begitu, Indonesia jelas tidak akan berdiam diri. Di tengah ketidakpastian ini, politik luar negeri bebas aktif justru akan digenjot. Tujuannya satu: memperkuat ketahanan nasional.
Untuk itu, Sugiono menekankan perlunya sinergi ketat antara diplomasi dan pertahanan. Risiko salah persepsi antarnegara sedang tinggi, jadi langkah harus hati-hati. Bagi Indonesia, jalan yang dipilih adalah membangun ketahanan lewat dialog dan kepastian, bukan dengan pamer kekuatan.
"Bagi Indonesia, ketahanan tidak dibangun dengan unjuk kekuatan, tetapi melalui kepastian, pencegahan, dan membuka ruang-ruang dialog,"
tegas Menlu menutup penjelasannya.
(NIA DEVIYANA)
Artikel Terkait
Presiden Iran Ancam Balas Dendam ke AS dan Israel Usai Kematian Khamenei
Protes di Times Square dan Serangan Balasan Iran Menyusul Eskalasi Militer AS-Israel
Serangan Drone di Dubai, 700 Penerbangan Dibatalkan dan Warga Diminta Berlindung
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Udara AS-Israel, Iran Balas Serang