Nilai yang diterima setiap orang sebesar Rp600.000. Uang itu disalurkan lewat mekanisme dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Harapannya jelas: bantuan ini bisa menjaga motivasi dan semangat mengabdi para guru di tengah segala tantangan.
Namun begitu, Fesal menegaskan bahwa penyaluran BSU ini punya konteks yang lebih luas. Ini bukan program yang berdiri sendiri. Ia merupakan bagian dari strategi jangka panjang Kemenag untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan madrasah. Caranya? Salah satunya ya dengan meningkatkan kesejahteraan sumber daya manusianya.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah dalam menjalankan peran pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik,”
Tambahan dana ini, di sisi lain, diharapkan bisa benar-benar terasa di lapangan. Bukan sekadar angka yang masuk lalu menghilang. Tapi menjadi penyemangat baru dalam mendidik generasi.
(kunthi fahmar sandy)
Artikel Terkait
Politisi PDIP Kritik Nepotisme, Nilai Gugatan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Lemah
Rekomendasi Tempat Buka Puasa di Jakarta untuk Ramadan 2026
Kemlu Ungkap 4.882 WNI di Kamboja Ingin Pulang, Mayoritas Bekerja di Sektor Online Scam
Kemenkes Waspadai 8.224 Kasus Suspek Campak hingga Pekan Ketujuh 2026