Menjelang sidang akhirnya, Faradilla Ayu Pramesti, mahasiswi UIN Suska Riau, justru menjadi korban pembacokan. Aksi brutal itu terjadi di kampus, dan pelakunya berhasil diamankan tak lama setelah kejadian. Bahkan, usai menikam, pelaku sempat menyandera korban.
Dosen perwakilan UIN Suska Riau, Rony Riansyah, memberikan konfirmasi awal. Saat diperiksa, pelaku cuma menyebut asalnya dari Bangkinang.
"Nama Raihan Mufazzar," kata Rony, mengutip pengakuan pelaku kepada petugas keamanan.
Raihan Mufazzar kini sudah diamankan di Polsek Bina Widya. Menurut Rony, ada hubungan antara pelaku dan korban. Mereka saling mengenal. Namun begitu, detail hubungan keduanya masih samar.
"Sementara pelaku dan korban ini saling kenal. Apakah seperti informasi yang beredar, misalnya pacaran, itu belum bisa dipastikan. Kami masih mencari data lengkapnya, termasuk statusnya sebagai mahasiswa UIN," jelas Rony.
Di sisi lain, kondisi korban menjadi perhatian utama. Faradilla telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani visum dan perawatan lebih lanjut.
Dari pihak kepolisian, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian mengungkap fakta lain. Ternyata, pelaku dan korban sama-sama tercatat sebagai mahasiswa UIN Suska Riau. Yang mencemaskan, pelaku datang dengan persiapan yang mengerikan.
"Pelaku datang membawa kampak dan parang," tegas Anggi.
Dua senjata tajam itu membayangi aksi kekerasan yang menghentikan langkah seorang mahasiswi tepat di penghujung studinya. Investigasi masih terus berlanjut untuk mengungkap motif sebenarnya di balik insiden mengerikan ini.
Artikel Terkait
Menteri Agama: Pesantren Harus Lahirkan Pemimpin Profesional dan Adaptif, Tak Cukup Sekadar Kharismatik
Polres Jakut Bongkar Peredaran Narkotika Cair dalam 276 Cartridge Vape, Dua Kurir Ditangkap
Bahlil Lahadalia Disambut Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ saat Buka Mubes Kosgoro 1957
Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0, Akhiri Puasa Kemenangan 38 Tahun