Di Old Trafford yang ramai, Manchester United berhasil meraih tiga poin yang sangat berharga. Mereka menundukkan Aston Villa dengan skor 3-1 dalam lanjutan Premier League, Sabtu malam. Kemenangan ini bukan sekadar angka, tapi juga mengokohkan posisi mereka di peringkat ketiga klasemen. Asa untuk bermain di Liga Champions musim depan pun semakin nyata.
Babak pertama berjalan alot. Kedua tim tampak saling mengukur, dengan peluang nyaris tak tercipta. Kiper Villa, Emiliano Martinez, bahkan sudah menyelamatkan gawangnya dari ancaman Bryan Mbeumo. Kebuntuan akhirnya pecah juga, lewat situasi yang sudah dikuasai United: bola mati.
Bruno Fernandes mengirimkan sepak pojok yang akurat. Casemiro, dengan timing yang sempurna, menyundul bola ke gawang. 1-0 untuk Setan Merah di menit ke-53.
Namun begitu, Villa tak langsung menyerah. Mereka bahkan sempat menyamakan kedudukan tak lama setelah babak kedua berjalan. Ross Barkley, yang baru pertama kali starter setelah 14 bulan, melepaskan tembakan cepat yang tak bisa dihentikan.
Keseimbangan itu tak berlangsung lama. United segera mengambil alih kendali permainan.
Bruno Fernandes lagi-lagi menjadi aktor kunci. Umpan terobosannya dibaca dengan cermat oleh Matheus Cunha. Striker itu lalu melepaskan tembakan rendah yang melesak ke sudut gawang, mengubah papan skor menjadi 2-1. Gol itu seolah memberi napas baru bagi seluruh pemain United.
Kemenangan akhirnya dikunci di penghujung laga. Pemain pengganti, Benjamin Sesko, melepaskan tendangan yang membentur bek lawan. Bola pun berbelok arah dan melambung tinggi, melampaui jangkauan Martinez yang sudah terlanjur bergerak. Itu adalah gol kedelapan Sesko dalam sepuluh penampilan terakhirnya sebuah statistik yang mengesankan.
Kemenangan ini punya makna khusus bagi sang pelatih, Michael Carrick. Ini adalah kemenangan kandang keenam beruntun untuknya sejak menduduki kursi kepelatihan. Sebuah rekor yang patut dibanggakan.
Di sisi lain, kekalahan ini justru memperpanjang catatan suram Aston Villa. Mereka cuma menang tiga kali dalam 12 laga terakhir di Premier League. Di bawah asuhan Unai Emery, tim harus berjuang ekstra keras jika ingin bertahan di papan atas. Cuma 12 poin yang mereka kumpulkan dalam rentang itu angka yang jelas kurang.
Bagi Setan Merah, momentum positif ini adalah modal berharga. Mereka akan membawanya menghadapi pertandingan-pertandingan krusial yang menanti di depan.
(Ahmad Raul)
Artikel Terkait
Sabar/Reza Kalah dari Wakil Tiongkok di Final Australian Open 2026
BPJPH Gelar Sosialisasi Wajib Halal Serentak di 2.183 Titik, Raih Rekor MURI
Stok Beras Pemerintah Capai 5,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia
Dua Drone Hizbullah Hantam Perbatasan Israel Utara, Dua Menteri Sayap Kanan Serukan Serangan Balasan ke Beirut