Mantan Kapolri Sutarman Jadi Komisaris Utama Bukalapak, Fokus Perkuat Keamanan Siber

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:50 WIB
Mantan Kapolri Sutarman Jadi Komisaris Utama Bukalapak, Fokus Perkuat Keamanan Siber

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) resmi menunjuk mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia periode 2013–2015, Jenderal Purnawirawan Polisi Sutarman, sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen perseroan. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 11 Juni 2026, di mana para pemegang saham juga menyetujui perubahan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi secara menyeluruh.

Dalam rapat yang sama, Natalia Firmansyah ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama menggantikan Willix Halim yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Sementara itu, Victor Putra Lesmana kembali diangkat sebagai Direktur Perseroan. Perubahan ini merupakan bagian dari proses regenerasi dan penguatan tata kelola yang dilakukan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesiapan perusahaan menghadapi perkembangan industri digital yang dinamis.

Penunjukan Sutarman bukan tanpa alasan. Perusahaan membutuhkan keahliannya di bidang keamanan siber di tengah meningkatnya ancaman digital. Data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat, kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp476 miliar sepanjang November 2024 hingga Januari 2025. Bahkan, lonjakan laporan penipuan digital menembus 1,2 juta kasus pada pertengahan tahun 2025.

Komisaris Utama Bukalapak, Adi Wardhana Sariaatmadja, menyambut baik bergabungnya Sutarman ke dalam jajaran dewan pengawas. Menurutnya, pengalaman luas Sutarman di bidang kepemimpinan, tata kelola, dan keamanan siber akan memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi perseroan.

“Dengan pengalaman dan kontribusi beliau yang luas, khususnya dalam bidang kepemimpinan, tata kelola, dan keamanan siber, kami berharap kehadiran beliau dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi perseroan dalam menghadapi perkembangan industri digital yang terus berkembang serta mendukung pertumbuhan perseroan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu, 13 Juni 2026.

Di sisi lain, pengangkatan Natalia Firmansyah sebagai Plt Direktur Utama bertujuan memastikan keberlanjutan pelaksanaan strategi bisnis, operasional, dan tata kelola perusahaan yang baik. Ia akan memimpin sementara hingga pengangkatan Direktur Utama definitif dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku serta rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi perseroan.

Melalui kombinasi rekam jejak Sutarman di jajaran komisaris serta kepemimpinan Natalia Firmansyah dan Victor Putra Lesmana di direksi, Bukalapak optimistis dapat menavigasi dinamika industri digital yang bergerak cepat. Perusahaan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yenny Wahid yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Komisaris Independen sekaligus ESG Ambassador Bukalapak.

“Secara khusus, kami juga menyampaikan penghargaan kepada Ibu Yenny Wahid atas kontribusi, pandangan, dan arahan yang diberikan selama menjalankan tugas sebagai Komisaris Independen perseroan. Melalui perannya dalam mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik, penguatan fungsi nominasi dan remunerasi, serta dukungannya terhadap berbagai inisiatif keberlanjutan perseroan, termasuk sebagai Duta ESG perseroan, Yenny telah memberikan perspektif dan nilai tambah yang berarti dalam mendukung pertumbuhan perseroan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” kata Adi Wardhana.

Adi Wardhana juga menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Yenny Wahid untuk melanjutkan dedikasinya di ranah sosial, pendidikan, toleransi, dan pembangunan berkelanjutan melalui berbagai organisasi yang dipimpinnya di tingkat nasional maupun internasional.

Berikut susunan Direksi dan Komisaris Bukalapak hasil RUPST 11 Juni 2026:

Komisaris: Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Sutarman; Komisaris: Adi Wardhana Sariaatmadja; Komisaris: Jay Geoffrey Wacher.

Direksi: Plt Direktur Utama: Natalia Firmansyah; Direktur: Victor Putra Lesmana.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar