Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen kuat presiden untuk memperkuat lembaga yang menangani program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, mengatakan penunjukan Sudaryono mencerminkan keinginan Prabowo untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu merangkul semua pihak dan bergerak cepat menyelesaikan masalah di lapangan. "Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk terus menyempurnakan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah," ujar Qodari dalam keterangannya, Selasa (28/7).
Menurut Qodari, pemerintah menyadari tingginya harapan masyarakat terhadap program MBG. Di bawah kepemimpinan Sudaryono, BGN akan fokus melakukan pembenahan. "Keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari seberapa luas jangkauannya atau seberapa banyak penerimanya. Keberhasilan program MBG ini justru kita ukur dari kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh para penerima manfaat, serta kuatnya rasa memiliki masyarakat terhadap program ini," tuturnya.
Ia menegaskan pergantian kepemimpinan BGN tidak akan menyurutkan komitmen pemerintah terhadap program MBG. "Program MBG tetap dan akan terus menjadi investasi terbaik kita untuk menjemput cita-cita besar Indonesia Emas 2045. Tentu program sebesar dan seluas ini membutuhkan proses penyempurnaan yang bertahap. Namun dengan terus belajar, terbuka kepada evaluasi, dan mau memperbaiki diri, kami optimis program ini akan berjalan semakin efektif, tepat sasaran, dan membawa senyum bagi generasi penerus bangsa," paparnya.
Artikel Terkait
Mantan Wakil Kepala BGN Ajukan Praperadilan, Kejagung Minta Ditolak
Kepala BGN Tutup 833 Dapur MBG dan Pecat 261 Pegawai, DPR Soroti Tata Kelola
Kepala BGN Ancam Pecat Kepala SPPG yang Langgar Aturan, 261 Pegawai Non-ASN Sudah Dipecat
Kepala Badan Gizi Nasional Pecat 261 Pegawai dan Ancam Tutup Dapur MBG yang Langgar Aturan