PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memastikan telah menyiapkan dana untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2021 Seri B yang akan jatuh tempo pada 9 September 2026. Nilai pokok obligasi tersebut mencapai Rp600 miliar, belum termasuk kupon yang masih terutang.
Direktur Medco Energi, Benny Setiawan, menyatakan perseroan telah menempatkan dana pelunasan pokok obligasi di rekening escrow perusahaan. Sementara itu, dana untuk pembayaran kupon disimpan di rekening giro perseroan. "PT Medco Energi Internasional Tbk telah menyediakan dana untuk melakukan pelunasan pembayaran obligasi pada tanggal 9 September 2026," ujarnya dalam keterbukaan informasi, Senin (27/7/2026).
Dana pelunasan pokok obligasi berasal dari hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan pada Juni 2025. Obligasi tersebut memiliki nilai pokok Rp1 triliun, dan salah satu tujuan penggunaannya adalah melunasi obligasi perseroan yang jatuh tempo pada 2026, termasuk Seri B ini.
Medco menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pelunasan tepat waktu sesuai jadwal. Hingga saat ini, perseroan tidak memiliki rencana untuk mengubah keputusan maupun hal material lainnya terkait pelunasan obligasi tersebut.
Sebagai informasi, Obligasi Tahap I Tahun 2021 diterbitkan pada September 2021 dengan total emisi Rp1 triliun. Obligasi itu terbagi dalam dua seri: Seri A senilai Rp400 miliar dengan tenor 3 tahun yang telah jatuh tempo, dan Seri B senilai Rp600 miliar dengan tenor 5 tahun. Seri B menawarkan kupon tetap sebesar 8,50 persen per tahun yang dibayarkan setiap tiga bulan. Obligasi ini diterbitkan tanpa jaminan khusus (clean basis) dan memperoleh peringkat idA dari Pefindo pada saat penerbitan. Dana hasil penerbitan digunakan untuk refinancing utang perseroan yang sebelumnya dipakai untuk belanja modal dan akuisisi aset.
Artikel Terkait
SMII Siapkan Dana Rp945,25 Miliar untuk Lunasi Obligasi Seri D
Merdeka Battery Lunasi Obligasi dan Sukuk Seri A Jatuh Tempo 2026
IIF Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp435,5 Miliar dan Surat Berharga Perpetual Rp220 Miliar
Chandra Asri Terbitkan Obligasi dengan Kupon hingga 10 Persen, Raup Rp2,25 Triliun