Prasetyo dengan jelas menyatakan pemerintah tidak menghendaki aksi teror terhadap siapapun. Baginya, berbagai masalah yang muncul justru bisa dilihat sebagai bagian dari proses pembelajaran bersama. Sebuah langkah untuk menjadi lebih dewasa.
"Tentunya kita tidak menghendaki adanya yang begitu-begitu kan," ungkapnya.
"Tapi marilah kemudian kita menjadikan masalah itu kalau kami ya berpendapat bahwa itu bagian dari kita mendewasakan diri sebagai bangsa gitu ya."
Pesan penutupnya sederhana: segala sesuatu bisa disampaikan dengan cara yang baik. Itu saja. "Artinya kalau ada sesuatu ya mungkin disampaikan dengan baik ya. Tidak ada masalah juga," tutur Prasetyo mengakhiri.
Artikel Terkait
Komedi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik dan Penistaan Agama
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit
Mendagri Izinkan Warga Gunakan Kayu Banjir untuk Bangun Rumah, Asal Tak Dijual