Prasetyo dengan jelas menyatakan pemerintah tidak menghendaki aksi teror terhadap siapapun. Baginya, berbagai masalah yang muncul justru bisa dilihat sebagai bagian dari proses pembelajaran bersama. Sebuah langkah untuk menjadi lebih dewasa.
"Tentunya kita tidak menghendaki adanya yang begitu-begitu kan," ungkapnya.
"Tapi marilah kemudian kita menjadikan masalah itu kalau kami ya berpendapat bahwa itu bagian dari kita mendewasakan diri sebagai bangsa gitu ya."
Pesan penutupnya sederhana: segala sesuatu bisa disampaikan dengan cara yang baik. Itu saja. "Artinya kalau ada sesuatu ya mungkin disampaikan dengan baik ya. Tidak ada masalah juga," tutur Prasetyo mengakhiri.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Batas Utang 40% PDB dan Defisit 3% Sesuai Arahan Presiden
KAI Daop 1 Jakarta Peringatkan Masyarakat Soal Penipuan Rekrutmen di TikTok
Pemerintah Siapkan Pusat Finansial Khusus untuk Tarik Investasi Asing di Tengah Gejolak Global
BPKH Salurkan Rp12,92 Triliun untuk Persiapan Biaya Haji 2025