Pundi-Pundi Negara Digeber, Bea Keluar Emas Ditaksir Raup Rp 6 Triliun

- Kamis, 20 November 2025 | 14:12 WIB
Pundi-Pundi Negara Digeber, Bea Keluar Emas Ditaksir Raup Rp 6 Triliun
Target Pajak Emas Pemerintah

Pemerintah punya target baru untuk menambah pundi-pundi negara tahun depan. Caranya? Lewat penerapan bea keluar untuk komoditas emas. Nilainya nggak main-main, diproyeksikan bisa mencapai Rp 6 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, ketika ditemui usai acara Ecoverse 2025 di Jakarta, Kamis (20/11), terlihat santai saja. "Nggak tau, pokoknya triliunan lah. 2 sampai 6 triliun lah," ujarnya kepada para wartawan yang mengejarnya. Gayanya ceplas-ceplos, tapi angka yang disebut bikin mata belo.

Menurutnya, langkah ini bukan cuma sekadar cari cuan. Bea keluar emas juga bertujuan memetakan ulang volume ekspor emas Indonesia yang sebenarnya. "Selain meningkatkan pendapatan pemerintah juga untuk melihat berapa sih ekspor emas kita sebetulnya," lanjut Purbaya. Intinya, mereka pengin tahu persis pendapatan seperti apa yang bisa digali dari sektor pertambangan itu.

Sebelumnya, rencana ini sebenarnya sudah kelihatan dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Di sana disebutkan ekspor emas akan dikenakan tarif antara 7,5 hingga 15 persen. Cukup signifikan, bukan?

Di sisi lain, prosesnya sudah masuk tahap akhir. Febrio Kacaribu, Dirjen Strategi Ekonomi Fiskal Kemenkeu, bilang kebijakan ini tertuang dalam rancangan Peraturan Menteri Keuangan (RPMK) yang sedang difinalisasi. "Prosesnya sekarang sedang difinalisasi pada tahap pengundangan," kata Febrio dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Senin (17/11). Dia berharap ini bisa jadi sumber tambahan pendapatan negara, sesuai kesepakatan dalam UU APBN.

Lalu, jenis emas apa saja yang kena? Febrio menjelaskan, komoditas yang akan dikenai bea keluar meliputi dore, granules, cast bars, dan minted bars. Ini semua sesuai usulan dari Kementerian ESDM. Paparan resmi Kemenkeu pun menyebut hal serupa: tarif bea emas ditetapkan 7,5–15 persen untuk jenis-jenis tersebut.

Jadi, intinya pemerintah lagi serius menggarap potensi dari emas. Selain buat nambah pemasukan, mereka juga pengin punya data yang lebih akurat soal berapa banyak emas yang benar-benar diekspor dari Indonesia. Kita lihat saja nanti hasilnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar