Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis

- Kamis, 26 Februari 2026 | 06:00 WIB
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis

Pesawat Garuda Indonesia-1 akhirnya mendarat di Bandar Udara Presidential Flight, Abu Dhabi, Rabu sore itu. Jarum jam menunjukkan sekitar pukul enam waktu setempat. Di dalamnya, Presiden Prabowo Subianto dan rombongannya menyelesaikan penerbangan sebagai bagian dari kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab.

Suasana di landasan terasa khidmat. Pasukan jajar kehormatan sudah berbaris rapi, memberi isyarat bahwa kedatangan tamu negara ini sangat dihargai. Tak lama setelah tangga pesawat turun, Presiden Prabowo pun muncul.

Dia langsung disambut oleh sejumlah pejabat. Ada Menteri Energi dan Infrastruktur UEA, Suhail Al Mazrouei. Juga hadir Dubes RI untuk UEA, Judha Nugraha, bersama Dubes UEA untuk RI, Abdulla Salem Obaid Salem AlDaheri. Atase Pertahanan KBRI Abu Dhabi, Brigjen Tony Aris Setiawan, turut berada di barisan penyambut.

Rangkaian sambutan itu, meski singkat, terasa bermakna. Menunjukkan penghormatan yang tinggi dari tuan rumah.

Dari bandara, iring-iringan mobil langsung meluncur menuju hotel tempat Presiden bermalam. Agenda utamanya masih menunggu. Esok harinya, Prabowo dijadwalkan bertemu muka dengan Presiden UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau yang akrab disapa MBZ.

Pertemuan puncak ini tentu bukan sekadar formalitas. Kunjungan kerja ke Abu Dhabi ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar. Yaitu, memperkuat kemitraan strategis yang sudah lama dijalin Indonesia dan UEA.

Hubungan bilateral keduanya memang sudah erat. Namun begitu, selalu ada ruang untuk diperkokoh lagi. Melalui pertemuan dan pembahasan kerja sama yang direncanakan, diharapkan hubungan itu bisa makin solid.

Di sisi lain, lawatan ini punya makna diplomatis yang lebih luas. Ini menandai kesinambungan diplomasi aktif Indonesia di kawasan Timur Tengah. Sekaligus, menjadi penegasan. Di bawah kepemimpinan Prabowo, komitmen untuk memperluas jejaring kemitraan global yang saling menguntungkan tetap menjadi prioritas.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar