Kembar Matsuda: Sinyal Bergabung ke Timnas Indonesia Masih Samar Jelang Piala Asia

- Selasa, 27 Januari 2026 | 15:00 WIB
Kembar Matsuda: Sinyal Bergabung ke Timnas Indonesia Masih Samar Jelang Piala Asia
Profil Riki dan Riku Matsuda

Nama Riki dan Riku Matsuda kembali mencuat. Persiapan Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027 di Arab Saudi memang sedang panas-panasnya. Nah, dua pemain kembar keturunan Indonesia yang main di Jepang ini, sudah lama menyatakan minatnya untuk membela Merah Putih. Tapi anehnya, sejauh ini mereka belum juga tersentuh radar pemanggilan resmi.

Padahal, Garuda sudah pasti lolos sebagai salah satu dari 18 peserta. Tantangan besar menanti. Untuk itu, PSSI dan pelatih John Herdman tentu sedang sibuk meramu skuad terkuat. Isu pemain diaspora pun mengemuka. Nama-nama seperti Shayne Pattynama atau Dion Markx kerap disebut bakal jadi andalan.

Namun begitu, di tengah hiruk-pikuk pencarian itu, justru kembar Matsuda ini yang seperti terlupakan. Padahal, minat mereka bukan rahasia lagi. Sudah beberapa kali mereka menyampaikan keinginan itu. Tapi entah mengapa, belum ada langkah nyata.

Jejak Karier Si Kembar

Riki dan Riku lahir di Osaka, Jepang, tepatnya 24 Juli 1991. Darah Indonesia mereka dapat dari sang ayah. Meski besar dan berkarir di Negeri Sakura, ikatan dengan Indonesia katanya masih kuat.

Meski kembar identik, jalan karier mereka beda. Riki, yang berposisi sebagai penyerang, lebih banyak menghabiskan waktu di J2 League. Catatannya, sekitar 155 penampilan. Sekarang ia membela Ehime FC di J3 League, setelah hengkang dari Cerezo Osaka awal tahun ini.

Adiknya, Riku, punya karier yang lebih mapan di level top. Dia adalah bek sayap kanan yang juga bisa main sebagai gelandang. Yang menarik, sejak 2016 sampai sekarang, kesetiaannya pada Cerezo Osaka tak goyah.

Dan ini yang penting: keduanya belum sekalipun membela Timnas Jepang di tingkat senior. Peluang untuk Indonesia, dengan kata lain, masih terbuka lebar.

Antrian Panjang Menuju Garuda

Soal panggilan, kedua bersaudara ini bilang siap sedia. Mereka terbuka jika suatu saat John Herdman dan PSSI memanggil, apalagi untuk menyongsong Piala Asia 2027. Syaratnya jelas: proses administrasi dan pemanggilannya harus resmi.

Tapi sampai detik ini, sinyal dari pihak federasi atau tim pelatih masih samar. Nyaris tak terdengar. Padahal, kalau dilihat dari pengalaman dan fleksibilitas posisi, keduanya bisa jadi tambahan yang berharga untuk memperdalam skuad.

Situasi ini tentu bikin penasaran. Apa iya potensi kembar Matsuda akan dibiarkan menguap begitu saja? Atau jangan-jangan, mereka justru akan jadi kejutan berikutnya dalam perjalanan Garuda menuju Arab Saudi nanti? Waktulah yang akan menjawab.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar