Online Scholarship Competition (OSC) telah memulai tahap pertama seleksi Beasiswa OSC 2026 dengan menggelar ujian daring pada Sabtu, 13 Juni 2026. Berbeda dengan sesi try out yang hanya bersifat latihan, ujian ini menjadi penentu utama bagi peserta untuk melanjutkan ke babak berikutnya.
Program beasiswa yang telah berjalan lebih dari satu dekade ini merupakan kompetisi beasiswa daring pertama di Indonesia. Diselenggarakan oleh Surya Edukasi Bangsa Foundation bersama Medcom.id sejak 2015, OSC bertujuan membuka akses pendidikan tinggi bagi pelajar Indonesia hingga jenjang S1 dan S2 di berbagai perguruan tinggi favorit tanah air.
Sebelum memasuki seleksi utama, panitia telah mengadakan try out pada 6 Juni 2026 sebagai sarana latihan bagi peserta. Kegiatan tersebut dirancang untuk membantu peserta memahami sistem ujian dan mengenali pola soal. Kini, ribuan peserta yang telah terverifikasi mengikuti ujian daring yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dengan batas akhir sign in pukul 17.00 WIB, tanpa adanya tambahan waktu maupun sesi susulan.
“Jadi seluruh peserta harus ikutan online test hari ini kalau dia mau masuk ke babak berikutnya. Batas terakhir sign in nanti di jam 5 sore dan tidak ada perpanjangan tidak ada ujian susulan,” tegas Head of Corporate Communication Medcom.id, Findo Gading, di Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026.
Materi soal pada ujian daring ini disusun sepenuhnya oleh Ganesha Operation (GO) dengan struktur yang mirip dengan try out sebelumnya, meskipun pertanyaan yang disajikan berbeda. Seluruh soal berbentuk pilihan ganda dengan total 80 nomor, dan peserta diberikan waktu 120 menit untuk menyelesaikannya. Setiap soal memiliki bobot 10 poin, sehingga nilai maksimal yang dapat diraih mencapai 800 poin, tanpa pengurangan nilai untuk jawaban yang salah.
Kategori soal yang diujikan meliputi Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, Pengetahuan Kuantitatif, Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika.
Untuk mengikuti ujian, peserta hanya perlu masuk melalui laman resmi OSC, lalu memilih logo kampus tujuan dan langsung mengerjakan soal yang tersedia. “Cara akses online test-nya sebenarnya gampang, seluruh peserta nanti tinggal sign in di osc.com.id, lalu login, dan klik logo kampusnya, tinggal ikutin online test,” ungkap Findo.
Perlu dicatat bahwa ujian daring ini tidak memiliki ambang batas nilai minimum dari masing-masing kampus. Penentuan kelulusan didasarkan pada kombinasi antara skor tertinggi dengan waktu pengerjaan tercepat. “Kalau online tes itu nanti yang akan lolos ke babak berikutnya ialah mereka yang punya skor tertinggi dengan waktu tercepat. Jadi top score itu ada 80 soal, jadi ada 800 poin,” beber dia.
Hasil ujian daring dijadwalkan diumumkan pada Rabu, 17 Juni 2026. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap seleksi berkas dengan mengunggah dokumen seperti rapor, sertifikat, dan berkas pendukung lainnya melalui tautan yang disediakan panitia. Setelah itu, peserta akan mengikuti final test yang mencakup wawancara, psikotes, serta penilaian lain sesuai kebijakan masing-masing kampus. “Nah link-nya nanti akan disediakan panitia dan akan diumumkan melalui social media ataupun website nya,” ungkapnya.
Pada tahun 2026, OSC menyediakan 145 beasiswa S1 dari sepuluh kampus swasta yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Sepuluh kampus tersebut adalah Universitas Mercu Buana, Universitas Ciputra Jakarta, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Gajayana, Universitas Islam Malang, Universitas MURIANETWORK.COM, Universitas Muslim Indonesia, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Seluruh rangkaian seleksi Beasiswa OSC 2026 telah dimulai sejak kick off dan pembukaan pendaftaran pada 21 April 2026, dilanjutkan dengan masa pendaftaran hingga 3 Juni 2026, try out pada 6 Juni, mentoring via Zoom pada 7 Juni, dan seleksi I berupa online test pada 13 Juni. Setelah pengumuman hasil pada 17 Juni, peserta yang lolos akan mempersiapkan berkas hingga 24 Juni, kemudian mengikuti seleksi II berupa final test pada 25 Juni hingga 3 Juli, dan puncaknya adalah OSC Awards pada 16 Juli 2026.
Artikel Terkait
Kakek 70 Tahun Tertimpa Reruntuhan Plafon saat Rumahnya Terbakar di Polman
Presiden Prabowo Instruksikan Rosan Roeslani Paparkan Data Lonjakan Investasi ke Publik Secara Terbuka
Swedia dan Tunisia Berebut Tiket ke Babak 32 Besar di Laga Perdana Grup F Piala Dunia 2026
BPBD Lumajang Imbau Warga Waspada Luncuran Awan Panas Gunung Semeru yang Masih Berstatus Siaga