Venezuela menolak untuk tunduk. Di tengah klaim Amerika Serikat yang menyatakan kini memegang kendali penuh setelah penggulingan Nicolas Maduro, pemerintah sementara di Caracas justru mengeluarkan pernyataan keras. Presiden sementara Delcy Rodriguez dengan tegas menyatakan negaranya tidak akan menyerah pada tekanan Presiden AS Donald Trump.
"Kami tidak tunduk atau ditaklukkan," ujar Rodriguez.
Pernyataannya itu disampaikan dalam sebuah upacara penghormatan untuk seratus warga Venezuela yang dilaporkan tewas selama serangan AS. Acara yang penuh dengan nuansa duka itu justru menjadi panggung baginya untuk menyulut semangat perlawanan.
"Tidak ada yang menyerah. Ada pertempuran untuk tanah air," tambahnya, merujuk pada invasi militer AS yang dimulai pada 3 Januari lalu. Rodriguez menegaskan, perjuangan untuk mempertahankan Venezuela akan terus berlanjut.
Artikel Terkait
Vonis Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun Dijadwalkan Kamis Depan
Program Makan Bergizi di Serang Berlanjut, Siswa Terima Paket Bahan Makanan untuk Buka Puasa
Dua Belas Tokoh Elite Daftar sebagai Amicus Curiae Dukung Enam Terdakwa Korupsi Minyak
Menteri Luar Negeri Lebanon Khawatir Infrastruktur Vital Jadi Sasaran Jika Ketegangan Israel-Iran Meledak