MADRID Situasi memang tidak ideal. Real Madrid tertinggal agregat 1-2 dari Bayern Munchen, dan kini harus berjuang di kandang lawan. Tapi, coba tebak? Suasana di kamp Los Blancos justru penuh keyakinan. Pelatih Alvaro Arbeloa, dengan nada tenang tapi tegas, menyatakan timnya siap melakukan comeback di Liga Champions.
Kekalahan di leg pertama di Bernabeu tentu pahit. Namun begitu, Arbeloa bersikeras bahwa defisit satu gol bukanlah akhir dari segalanya, apalagi untuk klub sekelas Real Madrid. Mereka datang ke Allianz Arena dengan mental pemenang yang sudah teruji.
“Pertama-tama, kami adalah Real Madrid,” ujarnya, dengan nada yang meyakinkan.
“Kalau ada satu tim yang bisa datang ke sini untuk membalikkan keadaan, ya kami itu timnya. Kami tidak pernah menyerah. Tim dengan 15 trofi Champions. Kami adalah Madrid, dan kami akan pulang dengan lambang kebanggaan ini, atau kami gak pulang-pulang.”
Keyakinan itu, menurutnya, bukan cuma omong kosong. Itu meresap di setiap sudut klub. Dari ruang ganti, kantor pelatih, hingga ke tribun suporter. Semuanya percaya.
“Coba hitung, ada berapa tim di dunia yang bisa bilang mereka juara Eropa 15 kali? Saya percaya, pemain percaya, klub percaya. Setiap fans yang saya temui beberapa hari terakhir juga bilang kami akan menang. Semua percaya. Kami tahu ini sulit, tapi kami akan berikan segalanya. Dan dengan itu, kami yakin bisa menang,” tegas Arbeloa.
Tanpa Tchouameni, Masih Ada Banyak Senjata
Di sisi lain, memang ada rintangan nyata. Aurelien Tchouameni, pilar lini tengah, absen karena akumulasi kartu. Kehilangan pemain sekaliber dia pasti terasa. Tapi Arbeloa tampaknya tidak terlalu pusing.
Artikel Terkait
Cedera Achilles Ancam Partisipasi Hugo Ekitike di Piala Dunia 2026
Bayarn Munchen Hadapi Real Madrid di Leg Kedua Semifinal Liga Champions dengan Agregat Tipis 2-1
Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diumumkan, Mulai Rp40 Ribu hingga Rp2,4 Juta
Pelatih Timnas U-17: Euforia Kemenangan 4-0 Harus Segera Diredam, Fokus ke Malaysia