Setelah hampir satu pekan dibekukan, saham PT Asia Pramulia Tbk akhirnya bisa diperdagangkan lagi. Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mencabut suspensi perdagangan saham ASPR, mulai Rabu (15/4/2026) nanti.
Namun begitu, perjalanan saham ini belum sepenuhnya normal. ASPR akan ditempatkan di papan pemantauan khusus dan diperdagangkan dengan skema full-call auction (FCA). Ini wajar, mengingat sahamnya disuspensi lebih dari satu hari berturut-turut.
Guncangan yang memicu pembekuan itu sendiri datang dari lonjakan harga yang cukup signifikan. Saham ASPR sempat dikunci sejak tanggal 3 April lalu, menyusul aksi naik yang tak biasa.
"Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) dibuka kembali mulai sesi I tanggal 15 April 2026,"
Begitu bunyi pengumuman resmi BEI yang dirilis Selasa (14/4/2026).
Kalau kita lihat pergerakannya, ASPR memang sedang panas. Sahamnya tercatat menguat selama enam hari berturut-turut sebelum akhirnya distop. Pada penutupan terakhirnya, Kamis (2/4/2026), harga saham ini sudah berada di level Rp264 per lembar.
Angkanya cukup fantastis. Dalam sebulan terakhir, ASPR melesat 50 persen. Bahkan, sejak awal tahun, kenaikannya mencapai 166,67 persen. Performa yang luar biasa, sekaligus bikin waspada.
Kini, semua mata tertuju pada sesi perdagangan Rabu besok. Bagaimana reaksi pasar setelah saham ini 'dibebaskan'? Kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Tagar SjafrieSAfiekalla Trending, Dukungan untuk Afi Kalla di Pilketum Hipmi Menguat
IHSG Anjlok 11,92% Sepanjang Mei, Saham-Saham Ini Justru Melesat di Tengah Koreksi
Pemprov DKI Beri Diskon PBB 7,5 Persen dan Hapus Sanksi Tunggakan, Berlaku Juni 2026
Bursa Asia Menguat, Nikkei dan KOSPI Cetak Rekor Baru Didorong Sektor Teknologi