Kunjungan ke SDN Kalibaru 01 Cilincing Kamis lalu terasa berbeda. Dadan Hindayana dari BGN dan Rachmat Pambudy dari Bappenas hadir bukan untuk rapat biasa. Mereka datang dengan satu misi utama: mengecek langsung kondisi para siswa dan guru yang jadi korban tabrakan mobil SPPG beberapa waktu lalu.
Menurut Dadan, dari 22 korban, 20 di antaranya sudah kembali beraktivitas normal. Termasuk salah seorang guru, Maryono, yang semestinya masih cuti.
"Bapak gurunya seharusnya masih istirahat. Tapi setelah dua minggu di rumah, dia bosan. Lebih senang ada di tengah-tengah siswa. Motivasi beliau luar biasa," ujar Dadan di halaman sekolah.
Namun begitu, situasi belum sepenuhnya pulih. Masih ada dua orang yang harus menjalani perawatan intensif dan belum bisa bersekolah. Penanganan trauma, kata Dadan, juga masih terus berjalan.
Upaya menghapus kenangan buruk itu bahkan terlihat dari fisik sekolah. Lapangan yang dulu bukan biru, sekarang dicat warna biru terang. "Ini salah satu cara menghilangkan trauma," jelasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Pencak Silat Sebagai Cermin Jati Diri dan Ilmu Kesatria
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun