Ekonomi Jerman Stagnan di Kuartal III 2025, Berhasil Hindari Resesi
Perekonomian Jerman menunjukkan stagnasi pada kuartal III tahun 2025, namun berhasil menghindari jurang resesi teknis. Kondisi ini terjadi di tengah beban ekspor yang melemah akibat perang dagang global yang sedang berlangsung.
Lembaga Statistik Jerman Konfirmasi Penurunan Ekspor
Badan statistik Jerman, Destatis, menyatakan bahwa ekspor utama Jerman mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pernyataan ini mengonfirmasi tekanan yang dihadapi oleh mesin ekspor negara tersebut.
Jerman Keluar dari Bayang-Bayang Resesi Teknis
Stagnasi kuartal III ini menjadi kabar baik setelah Jerman mencatatkan kontraksi ekonomi sebesar 0,2 persen pada kuartal II 2025. Resesi teknis, yang didefinisikan sebagai kontraksi selama dua kuartal berturut-turut, akhirnya dapat dihindari.
Inflasi Jerman Turun, Tapi Lebih Lambat dari Perkiraan
Sementara itu, inflasi tahunan Jerman berhasil turun menjadi 2,3 persen dari posisi 2,4 persen pada September 2025. Meski turun, laju penurunan inflasi tahunan ini ternyata lebih lambat dari yang telah diantisipasi sebelumnya.
Perekonomian Terbesar Eropa yang Terus Berjuang
Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Eropa, Jerman justru mengalami perlambatan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Ekonomi Jerman bahkan tercatat menyusut pada tahun 2023 dan 2024, dipukul oleh tiga faktor utama: lesunya sektor manufaktur, melonjaknya biaya energi, dan melemahnya permintaan ekspor global.
Kebijakan Tarif Donald Trump Tambah Daftar Tantangan
Langkah kebijakan tarif yang diambil oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menambah daftar tantangan yang harus dihadapi Jerman. AS merupakan pasar ekspor utama bagi berbagai produk andalan Jerman, mulai dari mobil, produk farmasi, hingga peralatan industri.
Sempat ada angin segar di awal tahun ketika perusahaan-perusahaan AS bergegas menimbun stok barang sebelum kebijakan tarif Trump berlaku, yang sempat mendongkrak pertumbuhan. Sayangnya, momentum positif tersebut tidak berlanjut dan akhirnya berbalik arah.
Artikel Terkait
Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Utama Muncul di Dakwaan Suap KPK
Ribuan Buruh Mulai Berdatangan di Depan Kemnaker, Lalu Lintas Gatot Subroto Tersendat
Persediaan Minyak Global Anjlok 200 Juta Barel Akibat Konflik Timur Tengah, Level Terendah dalam Delapan Tahun
ADB Desak Jepang dan Negara Asia Alihkan Subsidi BBM Hanya untuk Kelompok Rentan