Kemarin siang, warga Cawang, Jakarta Timur, dikejutkan oleh suara gemuruh. Sebatang pohon beringin yang kokoh di Jalan DI Panjaitan ambruk menutupi badan jalan. Kini, situasinya sudah jauh lebih kondusif. Puing-puing pohon yang tumbang itu sebagian besar telah disingkirkan.
Dari pantauan di lokasi pada Jumat (21/11/2025), bekas-bekas kejadian masih terlihat jelas. Di atas trotoar, tersisa pangkal batang pohon yang sudah ditebang habis. Sekelilingnya berantakan, dipenuhi tumpukan ranting, dedaunan, dan serpihan kayu bekas pemotongan.
Menurut sejumlah saksi, insiden ini terjadi sekitar pukul dua siang tepatnya hari Kamis (20/11). Cuaca saat itu sedang tidak bersahabat.
"Kemarin kira-kira jam 14.00 siang. Kondisinya angin kencang, terus gerimis baru pohonnya tumbang," kata salah satu pekerja di lokasi bernama Ulung.
Dampaknya ternyata tak main-main. Ulung melanjutkan ceritanya, dua buah tiang ikut menjadi korban. Satu adalah tiang listrik dan satunya lagi tiang lampu penerangan jalan.
"Jadi ada kabel yang menggantung di atas pohon. Saat pohon tumbang, tiang-tiang di sekitar pohon tersebut ikut patah, kemudian roboh melintang ke proyek di depan," jelasnya, menggambarkan situasi chaos yang sempat terjadi.
Proses evakuasi pun langsung digeber sejak kemarin. Untuk memotong badan pohon yang besar, para petugas menggunakan gergaji mesin. Sementara untuk mengangkat tiang listrik dan lampu yang berat, mereka memanfaatkan crane. Untungnya, tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini.
Namun begitu, ada dua mobil yang nasibnya kurang beruntung. Sebuah Toyota Avanza dan Fortuner yang kebetulan melintas kena imbasnya. Keduanya ringsek tertimpa pohon.
Artikel Terkait
Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, Sejumlah Daerah Berstatus Siaga Tsunami
Dari Iseng Saat Pandemi, Kopi Toejoean Raup Omzet Puluhan Juta Berkat Binaan BRI
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Filipina, Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami dan BMKG Deteksi Gelombang di Indonesia
BMKG Konfirmasi Tsunami Setinggi 0,19 Meter Terdeteksi di Tiga Wilayah Usai Gempa M 7,7 di Filipina