Tim pendampingan, terutama dari kepolisian, masih aktif mendampingi anak-anak yang terdampak. "Kita dampingi terus. Supaya mereka bisa kembali normal dan melupakan kejadiannya. Memang butuh waktu, tapi tadi saya lihat, mereka sudah tampak ceria lagi. Alhamdulillah, meski sempat cedera, sekarang sudah beraktivitas," tambah Dadan.
Selama kunjungan, Dadan tak cuma berbincang. Dia juga berinteraksi langsung dengan para siswa. Ada pembagian MBG dan berbagai bingkisan yang disambut riang.
Uniknya, ada juga pemberian hadiah khusus bagi siswa yang doyan sayur. Dadan mengaku prihatin masih banyak anak yang kurang suka makan sayuran. Hadiah kecil itu diharapkannya bisa memotivasi yang lain.
"Kita kasih "reward" saja. Biar yang lain ikut termotivasi. Makanan yang kita berikan, termasuk serat, harus betul-betul dikonsumsi anak-anak," ucapnya.
Dia menegaskan, target tahun 2026 bukan cuma intervensi fisik. "Kita harus masuk ke pendampingan edukasi. Mengajarkan cara memilih makanan sehat, itu fokus kita ke depan," pungkas Dadan.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Cuaca Bervariasi, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah di Sulsel
Damkar Mamuju Evakuasi Piton 6 Meter yang Memangsa Kambing Warga
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Berawan Sepanjang Hari Minggu
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka Pemerasan Rp5 Miliar ke Pejabat Bawahan