Warga Lingkungan Bulutakkang di Mamuju, Sulawesi Barat, baru-baru ini dibuat heboh. Seekor ular piton raksasa, yang diperkirakan panjangnya mencapai enam meter, tiba-tiba muncul dan memangsa seekor kambing milik penduduk setempat. Kejadian ini tentu saja langsung menebar rasa cemas.
Bayangkan saja, hewan sebesar itu berkeliaran di sekitar pemukiman. Khawatir untuk keselamatan mereka dan ternak lainnya, warga pun segera menghubungi Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju.
Muhammad Alamsyah, Anggota Rescue Damkar setempat, mengonfirmasi laporan itu.
"Kami menerima laporan adanya ular piton berukuran sekitar enam meter yang telah memangsa ternak warga. Tim langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan," ujarnya, Sabtu lalu.
Tanpa menunggu lama, tim rescue bersama beberapa warga langsung menuju lokasi. Ular itu bersembunyi di sebuah sungai kecil yang melintasi area perkebunan. Di situlah petugas harus berjibaku.
Prosesnya sungguh tidak mudah, bahkan bisa dibilang dramatis. Ular itu bersembunyi di dalam sebuah lubang di dasar sungai, posisinya terendam air. Mau tak mau, petugas harus masuk dan berusaha mencengkeram sang predator.
Alamsyah mengakui sempat ada kendala. Posisi ular yang melingkar di dalam lubang itu membuat mereka kesulitan menarik bagian kepalanya. Tapi, berkat kerja sama dan pengalaman tim, akhirnya ular piton raksasa itu berhasil ditarik keluar dari persembunyiannya.
"Meskipun posisinya sulit di dalam lubang sungai, tim berhasil mengevakuasi dan mengamankan ular tersebut," kata Alamsyah menambahkan.
Begitu berhasil dilumpuhkan, ular sepanjang badan mobil itu langsung dimasukkan ke dalam karung. Ia kemudian dibawa ke markas Damkar Mamuju, agar tidak lagi mengganggu dan meresahkan warga Rangas.
Pasca insiden ini, pihak Damkar pun mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Terutama bagi mereka yang rumahnya berdekatan dengan kebun atau kawasan hutan. Imbauannya jelas: jangan coba-coba mengambil tindakan sendiri jika bertemu dengan hewan buas atau berbisa. Lebih baik laporkan saja ke pihak berwenang yang punya peralatan dan keahlian memadai.
Artikel Terkait
Suwardi Tahir Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua PWI Sulsel Periode 2026–2031
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Cerah Berawan, Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Ringan-Sedang
Ana/Trias Taklukan Wakil India, Lolos ke 16 Besar Indonesia Open 2026
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Saluran Irigasi Karawang, Warga Berbondong Ambil Ikan Hanyut