Saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dibuka di level Rp530 pada perdagangan Senin (3/8/2026), bertepatan dengan publikasi kinerja keuangan perseroan untuk kuartal II-2026. Emiten pelayaran ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp292 miliar pada kuartal kedua tahun ini, meningkat 28 persen secara kuartalan dibandingkan Rp228 miliar pada kuartal I-2026.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp46 miliar, melonjak 667 persen secara kuartalan dari sekitar Rp6 miliar pada kuartal sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan kinerja yang diikuti dengan perbaikan profitabilitas pada periode berjalan.
Untuk mendukung pertumbuhan usaha, HATM telah mengumumkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 800 juta saham, setara 9,22 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Perseroan menyatakan dana hasil aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk belanja modal berupa penambahan armada kapal, pembayaran pinjaman bank, serta modal kerja. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan usaha.
Di sisi operasional, HATM juga memperluas kerja sama dengan sejumlah mitra usaha, antara lain BIB yang merupakan anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), Beruang Maritim Indonesia (BMI) yang merupakan anak usaha PT WBSA, Xiangyu Shipping, serta Tsingshan Group.
Sementara itu, dari sisi struktur permodalan, perseroan mencatatkan rasio debt to equity ratio (DER) sebesar 0,16 kali. Rasio tersebut mencerminkan tingkat leverage yang tetap terjaga di tengah rencana ekspansi bisnis.
Ke depan, HATM akan melanjutkan strategi pengembangan usaha melalui penambahan armada, penguatan struktur permodalan, serta perluasan basis mitra usaha. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan operasional perseroan seiring berlanjutnya kebutuhan terhadap jasa angkutan laut.
Artikel Terkait
Pendapatan BUMA Internasional Turun 5 Persen, EBITDA Justru Tumbuh 8 Persen
Pendapatan Melonjak 121%, GULA Berhasil Cetak Laba di Semester I-2026
Laba Astra Agro Melonjak 55 Persen di Semester I 2026
Geoprima Solusi Tuntaskan Private Placement, Siap Garap Bisnis Baru