Bahlil Tegaskan Golkar Tak Akan Jadi Oposisi, Siap Dukung Penuh Program Prabowo-Gibran

- Senin, 03 Agustus 2026 | 00:20 WIB
Bahlil Tegaskan Golkar Tak Akan Jadi Oposisi, Siap Dukung Penuh Program Prabowo-Gibran

Partai Golkar memastikan diri tidak akan mengambil posisi oposisi dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan partainya justru akan berada di garda terdepan untuk mendukung program-program pemerintah.

"Target kita adalah mendukung pemerintahan yang ada di bawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Mas Gibran Rakabuming Raka. Kita akan berada pada garda terdepan untuk mendukung program-program yang baik untuk kemajuan rakyat bangsa, dan negara," ujar Bahlil saat Musda XI DPD Golkar Sumatera Selatan, Minggu (2/8/2026).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu menegaskan, dukungan Golkar tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga di daerah. Ia meminta seluruh kader partai berlambang pohon beringin itu konsisten menjalankan komitmen tersebut.

"Golkar harus konsisten menjalankan ini. Dan saya pikir tidak ada alasan untuk kita tidak mendukung, karena Golkar adalah salah satu parpol yang mendukung dan mengusung pasangan yang ada, serta sekaligus memperjuangkan, sehingga kita bisa menjadi pemenang dalam pilpres kemarin," katanya.

Bahlil pun menjawab pertanyaan mengenai sejauh mana kesetiaan Golkar kepada pemerintahan Prabowo. "Kalau ada pertanyaan, sampai kapan kita mendukung? Tanyakan kepada Pak Presiden Prabowo sampai kapan, Golkar akan selalu setia bersama pemerintahan Presiden Prabowo. Itu dalam konteks positioning politics," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga mewajibkan kader Golkar di Sumatera Selatan untuk mendukung pemerintahan Herman Deru-Cik Ujang. Dukungan tersebut, kata dia, selaras dengan sikap partai di tingkat pusat.

"Kita Golkar memang tidak terbiasa di oposisi. Karena kita betul-betul berkarya dan mengabdi," katanya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags