Kebakaran yang melanda KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8) memaksa sejumlah penumpang mengambil tindakan ekstrem untuk menyelamatkan diri. Di antara mereka, tiga sopir ekspedisi asal Makassar terpaksa melompat dari kapal menuju kapal evakuasi saat api semakin membesar.
Perwakilan perusahaan ekspedisi, Dedi Mardiansyah, mengungkapkan bahwa ketiga sopir tersebut berada di dalam kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Kapal bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak pada pukul 02.00 WIB. Dedi baru menerima kabar musibah ini sekitar pukul 07.00 pagi saat berada di bandara. "Saya dapat kabarnya jam 07.00 pagi di bandara," ujarnya di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Informasi awal yang diterima Dedi belum menyebutkan kondisi ketiga sopir. Kepastian keselamatan mereka baru diperoleh sekitar pukul 17.00 WIB. "Tapi alhamdulillah tadi sore kita udah dapat kabar mereka selamat. Kalau sopir saya cuma tiga orang, dua kendaraan paket. Bawa logistik besar-besar," kata Dedi.
Berdasarkan cerita yang dihimpun, ketiga sopir bersama penumpang lain harus melompat ke kapal evakuasi karena kapal penyelamat tidak dapat merapat akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi. "Ya, memang loncat. Karena posisi kapal yang evakuasi kan sangat jauh nih. Kapal yang evakuasi enggak bisa merapat karena faktor cuaca juga, ombak juga. Jadi harus lompat, semua penumpang lompat menuju ke kapal evakuasi," ungkapnya.
Dedi memastikan bahwa ketiga sopir telah mengenakan pelampung sebelum melompat. "Sudah, masing-masing sudah safety semua. Ada pelampung semua," tegasnya.
Artikel Terkait
Korban Tewas Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Bertambah Jadi 5 Orang, 227 Penumpang Selamat
Menanti Kabar di Pelabuhan, Istri Sopir Tronton Cemas Suaminya Tak Ada di Manifes Kapal Terbakar
Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 5 Penumpang Tewas
Kebakaran Kapal di Perairan Sumenep: Empat Penumpang Tewas, 218 Selamat