Kebakaran TPS di Jakarta Timur Masih dalam Pendinginan, Satu Petugas Damkar Meninggal

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Kebakaran TPS di Jakarta Timur Masih dalam Pendinginan, Satu Petugas Damkar Meninggal

Proses pendinginan kebakaran tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, masih berlanjut hingga Minggu (2/8) pagi. Dua unit mobil pemadam kebakaran masih bersiaga di lokasi, sementara petugas terus mengurai material yang masih berpotensi memicu bara api.

Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB, hanya sedikit titik asap yang masih terlihat. Area bekas kebakaran tampak cukup luas, dan petugas berupaya memastikan api tidak kembali menyala.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengatakan laporan kebakaran diterima pada Sabtu (1/8) pukul 07.02 WIB. Sebanyak 10 unit mobil pemadam dan 50 personel langsung dikerahkan, dan operasi pemadaman dimulai pukul 07.11 WIB.

Api berhasil dilokalisir pada pukul 11.35 WIB, kemudian proses pendinginan dimulai pukul 13.15 WIB dan berlanjut hingga keesokan harinya. "Api berhasil dilokalisir pada pukul 11.35 WIB. Selanjutnya, proses pendinginan dimulai pada pukul 13.15 WIB dan hingga saat ini masih berlangsung untuk mengurai material yang mudah terbakar," kata Bayu, Minggu (2/8).

Dalam insiden ini, satu petugas Gulkarmat meninggal dunia. Kepala Regu Sektor Cipayung Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Andriyono, wafat saat proses pemadaman pada Sabtu (1/8). "Segenap keluarga besar Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta turut berduka cita atas wafatnya Andriyono," demikian pernyataan resmi Dinas Gulkarmat DKI Jakarta. Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui.

Kebakaran diduga bermula dari pembakaran ban di area TPS. Warga baru menyadari adanya kebakaran sekitar pukul 07.00 WIB setelah melihat kobaran api dan asap tebal membumbung dari lokasi.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags