Statistik punya ceritanya sendiri. Jay Idzes, misalnya, tercatat hanya melakukan dua tekel sukses dan memenangkan satu duel udara sepanjang laga. Performanya yang kurang meyakinkan berbuah rating 5,5, sebelum akhirnya dia ditarik keluar di menit 90. Meski begitu, posisi pemain dengan rating terendah bukan miliknya, melainkan rekan setimnya, Tarik Muharemovic, yang dapat nilai 5,1 berkat gol bunuh diri yang diciptakannya.
Di sisi lain, kemenangan ini punya arti penting bagi peta persaingan. Juventus berhasil mengumpulkan 36 poin dan kokoh di posisi empat klasemen. Mereka kini seimbang dengan AS Roma di bawahnya, dan hanya terpaut tiga angka dari Inter Milan yang memimpin.
Namun begitu, situasi ini bisa berubah cepat. Inter masih punya dua laga tertunggak, yang artinya Nerazzurri punya peluang besar untuk melebarkan jarak. Persaingan untuk tiket Liga Champions musim depan jelas semakin panas.
Langkah berikutnya? Juventus harus menjaga momentum. Mereka akan bertandang ke markas Cremonese pada Selasa, 13 Januari 2026 mendatang. Tiga poin lagi mutlak diburu, jika mimpi merebut scudetto musim ini ingin tetap hidup.
Artikel Terkait
Komedi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik dan Penistaan Agama
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit
Mendagri Izinkan Warga Gunakan Kayu Banjir untuk Bangun Rumah, Asal Tak Dijual