Di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, suasana retret kabinet pekan ini diwarnai satu pengumuman penting dari Presiden. Prabowo Subianto, dengan nada bangga, mengungkapkan bahwa cadangan beras di gudang Bulog kini telah menembus angka lebih dari 3 juta ton. Sebuah rekor baru.
“Saya juga cukup merasa besar hati, bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikannya saat memimpin taklimat awal tahun Kabinet Merah Putih, Selasa lalu. Menurut Prabowo, angka ini bahkan melampaui catatan tertinggi era swasembada pangan di masa Presiden Soeharto, yang ‘hanya’ berkisar 2 juta ton. Sebuah pencapaian yang ia sebut sebagai hasil kerja keras semua pihak.
“Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur saudara-saudara,” tambahnya di hadapan para menteri.
Namun begitu, ini bukan akhir perjalanan. Pencapaian stok beras itu disebutnya hanya bagian dari target yang jauh lebih besar: mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia memberi target empat tahun kepada para menteri terkait untuk mewujudkannya.
Artikel Terkait
Benteng Pendem Ambarawa: Kisah yang Kini Bisa Disambung Kembali
Setelah 29 Tahun, Kisah Cinta Ridwan Kamil dan Atalia Berakhir di Pengadilan Agama
Sekutu Trump Ancam Bunuh Khamenei di Tengah Gelombang Demo Iran
Suzuki Pastikan Suku Cadang Baleno Tetap Tersedia Meski Sudah Pensiun