Di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, suasana retret kabinet pekan ini diwarnai satu pengumuman penting dari Presiden. Prabowo Subianto, dengan nada bangga, mengungkapkan bahwa cadangan beras di gudang Bulog kini telah menembus angka lebih dari 3 juta ton. Sebuah rekor baru.
“Saya juga cukup merasa besar hati, bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikannya saat memimpin taklimat awal tahun Kabinet Merah Putih, Selasa lalu. Menurut Prabowo, angka ini bahkan melampaui catatan tertinggi era swasembada pangan di masa Presiden Soeharto, yang ‘hanya’ berkisar 2 juta ton. Sebuah pencapaian yang ia sebut sebagai hasil kerja keras semua pihak.
“Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur saudara-saudara,” tambahnya di hadapan para menteri.
Namun begitu, ini bukan akhir perjalanan. Pencapaian stok beras itu disebutnya hanya bagian dari target yang jauh lebih besar: mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia memberi target empat tahun kepada para menteri terkait untuk mewujudkannya.
Artikel Terkait
Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas untuk Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng
ADB Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,2% pada 2026-2027
Trump Tuduh Iran Langgar Kesepakatan Damai di Selat Hormuz
BTN dan KAI Garap Hunian Vertikal Terintegrasi Stasiun di Jakarta