Kekalahan perdana di kandang sendiri jelang pesta sepak bola terbesar dunia menjadi alarm keras bagi Tim Nasional Belanda. Bertanding di Stadion De Kuip, Rotterdam, Kamis (4/6/2026), De Oranje harus mengakui keunggulan Aljazair dengan skor tipis 0-1 dalam laga uji coba internasional.
Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, Belanda justru kecolongan di menit-menit akhir. Gol tunggal Aljazair dicetak oleh pemain pengganti, Anis Hadj Moussa, pada menit ke-86 melalui tembakan kaki kiri dari tepi kotak penalti yang meluncur deras ke sudut gawang Belanda.
Statistik mencatat, Belanda menguasai bola hingga 52 persen dan melepaskan 17 tembakan, enam di antaranya mengarah ke gawang. Namun, ketajaman lini depan menjadi persoalan klasik yang kembali menghantui. Sebaliknya, Aljazair yang hanya mencatatkan delapan percobaan tembakan mampu memanfaatkan satu peluang emas menjadi gol.
Pelatih Belanda, Ronald Koeman, mengakui timnya sudah berusaha maksimal. Namun, ia menilai lawan tampil sangat disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.
“Kami sudah berusaha keras sepanjang pertandingan, namun Aljazair tampil sangat disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang,” ujar Koeman dalam konferensi pers usai laga.
Pada 25 menit awal, Belanda sebenarnya menunjukkan permainan menyerang yang meyakinkan. Beberapa peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Di babak kedua, Koeman melakukan sejumlah perubahan, termasuk menarik kiper utama Bart Verbruggen dan memasukkan Robin Roefs. Berbagai strategi pun dicoba, namun hingga peluit panjang dibunyikan, gawang Aljazair tak kunjung bobol.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi serius bagi Belanda yang masih memiliki satu laga uji coba tersisa sebelum berangkat ke Piala Dunia 2026. Tim asuhan Koeman dijadwalkan menghadapi Uzbekistan pada 9 Juni mendatang sebagai ujian terakhir sebelum turnamen bergengsi itu dimulai.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-19 Wajib Kalahkan Vietnam untuk Pastikan Semifinal Piala AFF tanpa Ketergantungan Hasil Lain
Rumor Perpindahan Syahrul Lasinari ke Persebaya Makin Kuat, PSM Makassar Siap Cari Pengganti
Herdman Buka Suara soal Panggilan Ferarri ke Timnas: Kami Lihat Potensi, Bukan Sekadar Menit Bermain
Veda Ega Pratama Optimistis di Moto3 Hungaria meski Balaton Park Jadi Trek Baru bagi Semua Pembalap