Rumor Perpindahan Syahrul Lasinari ke Persebaya Makin Kuat, PSM Makassar Siap Cari Pengganti

- Jumat, 05 Juni 2026 | 10:00 WIB
Rumor Perpindahan Syahrul Lasinari ke Persebaya Makin Kuat, PSM Makassar Siap Cari Pengganti

Rumor mengenai kepergian bek PSM Makassar, Syahrul Lasinari, ke Persebaya Surabaya semakin menguat di tengah hiruk-pikuk bursa transfer pemain Liga 1. Pemain kelahiran Ternate, 24 Desember 1999, itu dikabarkan akan menyusul rekan setimnya, Yuran Fernandes dan Reza Arya, yang lebih dulu disebut-sebut hengkang dari klub berjuluk Juku Eja tersebut.

Syahrul Lasinari merupakan salah satu pilar penting di lini pertahanan PSM Makassar pada era kepelatihan Bernardo Tavares. Ia direkrut dari Persikabo pada 1 Juli 2024 dengan status bebas transfer, saat nilai pasarnya tercatat sebesar Rp2,61 miliar. Kehadirannya kala itu sukses mengisi kekosongan yang ditinggalkan Yance Sayuri yang memutuskan pindah ke Malut United bersama saudaranya, Yakob Sayuri.

Sepanjang musim lalu, pemain berusia 26 tahun itu tampil dalam 16 pertandingan bersama PSM Makassar dengan akumulasi waktu bermain mencapai 1.087 menit. Kontribusinya yang konsisten membuat nilai pasarnya meroket menjadi Rp3,04 miliar. Kini, pemain bertahan serba bisa yang bernaung di bawah SBSport Agency itu dikabarkan akan kembali bersatu dengan mantan pelatihnya, Bernardo Tavares, yang kini menukangi Persebaya Surabaya. Jika kabar ini benar, PSM dipastikan harus bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan.

Menanggapi situasi tersebut, anggota Komunitas VIP Utara (KVU), Sulyadi Abbas, menilai bahwa setiap pemain memiliki hak untuk menentukan masa depannya. Namun, ia mengingatkan bahwa kontrak yang masih berlaku harus dihormati oleh kedua belah pihak.

“Kalau kontraknya habis, ya tidak apa-apa, pemain berhak menentukan masa depannya. Tapi kalau masih ada kontrak, ya harus dihormati, tidak boleh sepihak,” ujarnya.

Menurut Sulyadi, PSM Makassar memang perlu berbenah. Ia menekankan bahwa persoalan utama bukanlah siapa yang akan pergi, melainkan siapa yang bersedia bertahan dan memiliki karakter sesuai kebutuhan tim.

“Yang mau hengkang ya silakan, tidak bisa dilarang juga. Kita berjuang bersama yang mau, yang sesuai dengan kebutuhan tim, dan paham tentang filosofi tim. Itu sih sebenarnya yang menjadi poin kunci,” bebernya.

Sementara itu, Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyikapi rumor ini dengan tenang. Menurutnya, dalam dunia sepak bola, isu perpindahan pemain adalah hal yang lumrah dan tidak perlu dibesar-besarkan.

“Saya rasa rumor pemain itu normal dalam sepak bola. Karena memang pemain datang dan pergi pada waktunya, itu sudah menjadi hal yang lumrah,” kata dia.

Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai pemain yang akan dipertahankan atau dilepas sepenuhnya berada di tangan manajemen dan pelatih baru. Mereka lah yang akan menyusun komposisi skuad untuk menghadapi musim depan.

“Saya kira itu menjadi kewenangan manajemen dan pelatih baru nantinya, untuk menentukan komposisi skuad. Karena tidak bisa dipungkiri, pasti ada pemain yang datang, ada yang pergi, dan ada yang bertahan,” ucapnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar