Galatasaray Bantah Kabar Kesepakatan dengan Bayern Muenchen untuk Jamal Musiala

- Senin, 27 Juli 2026 | 04:45 WIB
Galatasaray Bantah Kabar Kesepakatan dengan Bayern Muenchen untuk Jamal Musiala

Galatasaray secara resmi membantah klaim yang menyebut pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan Bayern Muenchen untuk mendatangkan gelandang Jamal Musiala pada bursa transfer musim panas 2026. Klarifikasi itu disampaikan manajemen klub merespons maraknya spekulasi kepindahan pemain muda Jerman tersebut ke Istanbul.

Klub raksasa Liga Super Turki itu menegaskan bahwa laporan yang beredar luas di media sosial tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Kabar yang beredar di media sosial dan platform digital hari ini mengenai kesepakatan klub kami dengan Jamal Musiala dan Bayern Muenchen adalah tidak benar," bunyi pernyataan resmi Galatasaray yang dikutip dari beIN Sports pada Minggu (26/7/2026).

Meski membantah telah terjadi kesepakatan, jurnalis beIN Sports Nezih Akşener melaporkan bahwa Galatasaray memang menaruh minat terhadap Musiala. Manajemen tim asuhan Okan Buruk saat ini tengah memprioritaskan perburuan pemain untuk posisi penyerang lubang atau nomor 10.

Musiala, yang pernah melontarkan kesan positif saat bertanding di Istanbul pada 2023 lalu, menjadi salah satu opsi yang dipantau melalui skema peminjaman jika Bayern Muenchen memberi lampu hijau.

"Atmosfer di sini sangat luar biasa, saya benar-benar menikmati bermain di depan para pendukung ini. Saya akan mengingat pertandingan ini dalam waktu yang lama karena atmosfernya," ujar Musiala saat itu.

Pernyataan masa lalu tersebut kembali mencuat di tengah krisis opsi pemain di posisi belakang striker yang dialami Okan Buruk. Selain memantau opsi peminjaman Musiala yang bernilai pasar 100 juta euro, Galatasaray juga membidik gelandang Real Madrid Brahim Diaz dengan menyiapkan dana 25 hingga 30 juta euro, serta memantau pemain Eintracht Frankfurt Can Uzun.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags