Ketua KPK: Komitmen Prabowo Perkuat Penegak Hukum Bukan Sekadar Retorika

- Jumat, 05 Juni 2026 | 10:35 WIB
Ketua KPK: Komitmen Prabowo Perkuat Penegak Hukum Bukan Sekadar Retorika

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan aparat penegak hukum bukan sekadar retorika, melainkan komitmen yang telah terbukti selama kepemimpinan kepala negara. Menurutnya, sikap Presiden menunjukkan ketegasan dan dukungan nyata terhadap proses pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Beliau menunjukkan sebuah komitmen, ya ketegasan, kemudian dukungan terhadap proses pemberantasan tindak pidana korupsi," ujar Setyo, Jumat (5/6/2026).

Setyo mengaku telah menyaksikan sendiri wujud komitmen tersebut selama Prabowo menjabat. Salah satu indikator utama yang ia soroti adalah tidak adanya intervensi terhadap proses penegakan hukum yang tengah berjalan. Hal ini, kata dia, menjadi bukti keseriusan Presiden dalam memberantas korupsi.

"Saya yakin bagaimana pernyataan beliau kemudian terbukti dari beberapa hal. Kemudian juga tidak ada intervensi terhadap aparat penegak hukum, keseriusan, dan banyak hal yang sudah dilakukan," lanjutnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden, KPK berencana menginventarisasi berbagai kebutuhan yang diperlukan lembaga antirasuah tersebut. Langkah ini diambil setelah Prabowo membuka ruang bagi aparat penegak hukum untuk menyampaikan kebutuhan mereka, baik dalam bentuk tambahan personel maupun dukungan operasional lainnya.

Pembahasan internal akan melibatkan seluruh jajaran kedeputian di KPK untuk merumuskan langkah strategis dalam menyikapi arahan Presiden. Setyo menegaskan bahwa proses ini memerlukan diskusi mendalam agar setiap kebutuhan dapat diidentifikasi secara tepat.

"Atau mungkin dukungan-dukungan operasional yang lainnya. Nah ini tentu memerlukan pembahasan. Pasti kan kami akan melibatkan seluruh Kedeputian bagaimana kita atau kami menyikapi arahan atau perintah Bapak Presiden yang sudah disampaikan pada tanggal 3 kemarin," kata Setyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya memperkuat aparat penegak hukum, termasuk Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), KPK, dan Kejaksaan Agung. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan bersama 12.000 penggerak dan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul, Bogor, Rabu (3/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara langsung meminta para pimpinan lembaga penegak hukum untuk menyampaikan kebutuhan mereka. Ia menegaskan kesiapannya memenuhi permintaan tambahan personel maupun dukungan lain yang diperlukan untuk memperkuat pemberantasan korupsi.

"Kepala BPKP, apa yang kau butuh kalau kau perlu tambahan personel, berapa saja kau butuh, saya penuhi. Ketua KPK, berapa saja yang kau perlu lapor, saya penuhi," ujar Prabowo.

"Jaksa Agung, berapa saja yang kau perlu, saya penuhi. Kalau perlu yang sekian T kau mau setor ke saya, kau pakai untuk memperkuat, Jaksa Agung ya. BPKP, KPK semua penegak hukum harus kita perkuat," kata Prabowo.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar