Isuzu Traga, Satu-satunya Model Global yang Diproduksi di Indonesia, Jadi Tulang Punggung Penjualan

- Rabu, 22 Juli 2026 | 06:00 WIB
Isuzu Traga, Satu-satunya Model Global yang Diproduksi di Indonesia, Jadi Tulang Punggung Penjualan

Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memproduksi Isuzu Traga, model global yang dikembangkan dan lahir di pabrik Isuzu Karawang Plant, Jawa Barat, sejak 2018. Traga menjadi andalan penjualan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) dengan penyaluran dari pabrik ke diler mencapai 6.042 unit pada Januari-Juni 2026, mengungguli Elf truck series yang terjual 5.335 unit.

Berdasarkan laman resmi Isuzu, Traga dibangun di atas platform D-Max dan menggunakan mesin diesel kode 4JA1 berkapasitas 2.500 cc dengan teknologi common rail bersertifikasi Euro 4. Model ini tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga diminati oleh negara-negara tujuan ekspor. Sejak 2019, sudah ada 25 negara yang menjadi tujuan ekspor Isuzu Indonesia, termasuk Jepang, Filipina, Afrika Selatan, dan Panama.

Keunggulan lain Traga adalah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang lebih tinggi dibanding model Isuzu lainnya. Engineering and Production Director IAMI, Rodko Purba, menjelaskan bahwa TKDN Traga sekitar 62,5 persen. "TKDN-nya itu lebih kurang 62,5 persen. Saat ini kita ada varian Elf itu ada 4 dan 6 ban, itu lebih kurang range-nya karena ada banyak sekali varian di rentang 47-49 persen. Sedangkan Giga itu hampir menyentuh 40 persen," jelas Rodko di Karawang, (20/7).

Rinciannya, Traga mengantongi nilai TKDN sebesar 46,45 persen, Elf series 33,04 persen, dan Giga 38,07 persen. Selain itu, proses produksi juga memiliki takt time yang berbeda. "Selama proses ini ada yang namanya tag time, untuk Giga itu takt time setiap 40 menit keluar 1 unit. Kalau Elf sama Traga kira-kira 7 menit, kecuali UD (Trucks) itu dia banyak komponennya, perbandingannya 2 (unit) UD, 3 (unit) Giga. Kira-kira begitu," kata Rodko.

Secara keseluruhan, angka produksi Isuzu pada Januari-Juni tahun ini mencapai 16.329 unit, naik 2,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) berdasarkan data Gaikindo.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags