Dua anak laki-laki ditemukan tewas tenggelam di sebuah empang atau kolam galian di perumahan Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Karawang, Selasa (14/7) siang. Korban adalah RDP (7) dan AES (6), warga setempat, sementara seorang anak perempuan berinisial ANP (8) berhasil diselamatkan warga dalam kondisi selamat.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, insiden berawal saat lima anak bermain di sekitar lokasi. Tiga di antaranya nekat berenang ke dalam kolam, sedangkan dua lainnya memilih tetap di darat.
Namun nahas, ketiga anak yang berada di kolam itu justru tenggelam dan tidak mampu menepi. Warga yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan. Satu anak perempuan berhasil diselamatkan, namun dua anak laki-laki ditemukan di dasar kolam.
“Kedua korban sempat dilarikan ke klinik setempat untuk mendapatkan pertolongan medis, namun tim dokter menyatakan nyawa mereka sudah tidak tertolong,” ujar Wildan.
Pihak keluarga korban menolak proses autopsi dan memilih langsung membawa jenazah untuk dimakamkan, salah satunya di kampung halaman di Blora, Jawa Tengah.
Atas insiden tersebut, Wildan mengimbau keras kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak. “Jangan biarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di lokasi berisiko tinggi seperti bekas galian atau kolam yang tidak dilengkapi pengamanan. Pengawasan dari keluarga sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Tinjau Langsung Pengisian Biosolar B50 di SPBU
Kontras Dua Masjid: Antara Adab dan Keterbatasan Ruang Bermain Anak
Prabowo Kembali Ungkit Mitos Angka 8 dalam Peluncuran Biosolar B50
Prabowo Resmikan Program Biodiesel B50, Target Kurangi Impor BBM