tambahnya. Dalam kesempatan lain dengan Fox News, alasan yang dikemukakan terdengar lebih defensif.
Pernyataan itu sekaligus mengukuhkan posisi AS pasca-intervensi.
Langkah Trump ini sebenarnya bukan hal yang mendadak. Selama bertahun-tahun, pemerintahan Maduro sudah jadi sasaran tekanan dari Washington. Hubungan mereka selalu panas, terutama karena Maduro dianggap berseberangan dengan kepentingan Barat. Kini, setelah berhasil ditangkap, nasib Maduro dipastikan akan berlanjut di pengadilan AS. Dia menghadapi serangkaian tuduhan berat, mulai dari pelanggaran terkait narkotika hingga terorisme.
Jadi, penangkapan ini bukan sekadar pergantian kekuasaan. Ini adalah pembukaan babak baru dimana minyak Venezuela dan kontrol politiknya menjadi taruhan utama.
Artikel Terkait
Pemerintah Pangkas Produksi Batu Bara Demi Selamatkan Harga Global
Permintaan Istri yang Mengubah Nasib: Kisah Penangkapan Maduro dan Cilia Flores
Korban Serangan AS di Karakas Tembus 100 Jiwa, Maduro dan Ibu Negara Cedera
Setelah Sembilan Tahun, Produksi Minyak Indonesia Akhirnya Naik