KARAKAS Detail baru yang dramatis terungkap soal operasi militer AS di Venezuela awal Januari lalu. Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello membongkar cerita di balik penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan sang ibu negara, Cilia Flores. Kisahnya ternyata lebih kompleks dari sekadar misi militer belaka.
Operasi besar-besaran yang mengguncang Ibu Kota Karakas pada 3 Januari 2026 itu memang berdarah. Serangan pasukan AS, menurut Cabello, menelan korban hingga seratus jiwa. Suasana kota kala itu pasti mencekam. Namun, di tengah kekacauan itu, ada sebuah momen manusiawi yang justru menjadi penentu.
Rencana awal AS sebenarnya cuma menangkap Maduro. Tapi saat pasukan elite Delta Force hendak membawanya pergi, Cilia Flores bersikeras tidak mau ditinggal. Ia menolak untuk berdiri sendiri di tengah situasi yang kritis dan tak menentu.
“Jika kalian membawa suami saya, kalian juga harus membawa saya,”
Begitulah Cabello menirukan ucapan tegas Flores dalam pernyataannya di televisi nasional, Kamis (8/1) lalu. Permintaan itu bukan main-main. Itu adalah pilihan personal yang kuat, sebuah keinginan untuk tetap mendampingi suami dalam momen paling gelap mereka.
Alhasil, bukan karena perintah komandan atau strategi militer, Flores akhirnya ikut dibawa karena permintaannya sendiri. Pasangan itu kemudian dibawa jauh ke New York untuk menghadapi pengadilan federal. Di sana, keduanya membantah semua tuduhan, mulai dari narkoterorisme hingga perdagangan narkoba internasional tuduhan yang sudah lama melekat pada rezim Maduro.
Operasi penangkapan yang keras itu juga meninggalkan bekas fisik. Maduro terluka di kaki, sementara Flores mengalami luka di kepala dan tubuhnya. Kabar terakhir, kondisi mereka sedang dalam proses pemulihan. Meski begitu, luka yang lebih dalam, tentu saja, adalah trauma dari peristiwa yang mengubah hidup mereka dalam sekejap itu.
Artikel Terkait
PSG Kuasai Daftar Gaji Tertinggi Ligue 1, 16 Pemain Masuk 30 Besar
MUI Nyatakan Pembelian Hewan Kurban Presiden Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat
MUI: Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Presiden Tidak Melanggar Syariat Islam
PNM Salurkan Daging Kurban ke 500 Penerima Manfaat di 18 Cabang