Sebanyak 30 ton kurma premium baru saja tiba di Indonesia. Hadiah dari Pemerintah Uni Emirat Arab itu disambut hangat oleh Kementerian Agama, tepat di bulan Ramadan 1447 Hijriah ini. Penyerahan simbolisnya dilakukan langsung oleh Duta Besar UEA, Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri, kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta.
Nasaruddin tak menyia-nyiakan momen itu. Dia menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dari saudara-saudara di UEA. Bagi dia, ini bukan sekadar bantuan bahan pangan.
“Bantuan ini bukan sekadar kurma, tetapi simbol persaudaraan yang sangat hangat antara Indonesia dan Uni Emirat Arab,” ujarnya dalam sebuah keterangan, Selasa (24/2/2026).
“Kita merasakan betul bahwa hubungan kedua negara ini dibangun di atas nilai kemanusiaan, solidaritas, dan toleransi.”
Menurut Menag, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat empati sosial. Karena itu, 30 ton kurma itu akan segera disalurkan. Distribusinya mengandalkan jaringan Kemenag dan mitra-mitranya, dengan sasaran utama masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Ramadan adalah bulan berbagi. Semoga hadiah ini membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan persahabatan kedua bangsa,” tambahnya.
Di sisi lain, Dubes Al Dhaheri punya penjelasan sendiri. Pemberian ini, katanya, murni bentuk solidaritas dan niat tulus pemerintahnya untuk mendukung rakyat Indonesia yang sedang berpuasa.
Artikel Terkait
Polri Gagalkan 1.243 Calon Jemaah Haji Ilegal Sepanjang 2025
Harley-Davidson Luncurkan Platform Ride untuk Transformasi Merek dan Perkuat Komunitas
Hujan Deras dan Angin Kencang di Bekasi Tumbangkan Pohon, Rusak Rumah, dan Lumpuhkan Jalan
CEO Danantara Tinjau Teknologi Mobil Otonom di Fasilitas EVE Energy China