Pengumuman nominasi Oscar ke-98 baru saja bergema. Dan wow, ada kejutan besar! Film horor epik Ryan Coogler, "Sinners", nyaris menyapu bersih dengan memboyong 16 nominasi sekaligus. Sebuah rekor baru yang benar-benar memecahkan sejarah Academy Awards.
Rekor lama yang sebelumnya dipegang oleh tiga film legendaris "All About Eve", "Titanic", dan "La La Land" dengan 14 nominasi masing-masing, akhirnya tumbang. "Sinners" sekarang resmi menjadi film dengan nominasi terbanyak sepanjang sejarah piala emas itu.
Kategori-kategori bergengsi pun tak luput. Mulai dari Film Terbaik, Sutradara Terbaik, hingga Skenario Terbaik berhasil diamankan Ryan Coogler. Yang bikin heboh, bintang utamanya, Michael B. Jordan, akhirnya dapat nominasi Oscar pertamanya untuk Aktor Terbaik. Kerja keras duet Coogler dan Jordan, yang dulu sukses lewat "Black Panther", kembali berbuah manis.
Di sisi lain, persaingan tetap ketat. Film saga revolusioner Paul Thomas Anderson, "One Battle After Another", mengintip dari posisi kedua dengan 13 nominasi. Tapi sorotan utama tetap pada "Sinners". Soalnya, genre horor sangat jarang bahkan hampir tak pernah mendapat apresiasi sebesar ini di panggung Oscar.
Perjalanan film ini sendiri unik. "Sinners" digambarkan sebagai cerita vampir yang kental nuansa musik blues, berlatar era Jim Crow. Coogler mengemasnya bukan cuma sebagai film menakutkan biasa, melainkan sebuah alegori mitis tentang kehidupan warga kulit hitam di Amerika. Narasinya yang kuat dan emosional itu rupanya berhasil memukau para kritikus.
Bagi Coogler, proyek ini sangat personal.
"Saya menulis skenario ini untuk paman saya yang meninggal 11 tahun lalu. Saya membayangkan dia sedang mendengarkan musik blues sekarang untuk merayakannya," ungkapnya.
Saat dihubungi via telepon sejam setelah pengumuman, Coogler masih terdengar seperti tak percaya.
"Saya sangat mencintai proses membuat film. Saya merasa terhormat bisa bangun setiap hari dan melakukannya. Saya masih menulis tadi malam, itu sebabnya saya tidak banyak tidur," ucapnya, terdengar lelah namun penuh syukur.
Bersama "One Battle After Another", "Sinners" dianggap sebagai epik orisinal yang berani menyentuh isu sensitif dengan cara bercerita yang segar. Nantinya, di kategori Film Terbaik, ia akan berhadapan dengan lawan-lawan tangguh seperti "Bugonia", "F1", "Frankenstein", "Hamnet", "Marty Supreme", "The Secret Agent", "Sentimental Value", dan "Train Dreams". Pertarungannya bakal seru, tapi satu hal pasti: malam puncak Oscar nanti akan diwarnai oleh teriakan dan mungkin teror dari "Sinners".
Artikel Terkait
Penembakan di Makan Malam Koresponden Gedung Putih, Lokasi yang Sama dengan Percobaan Pembunuhan Reagan 1981
Wamensos: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Emas Putus Rantai Kemiskinan
Mahfud MD Bela Saiful Mujani dari Tuduhan Makar: Unsur Menggulingkan Pemerintah Tak Ada
Atalia Praratya: Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Jamin Keberlanjutan Pendidikan Anak Jalanan