Partai Perindo Kabupaten Wonosobo mulai menggerakkan mesin politik lebih awal menjelang tahapan pemilu. Di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang mencakup 47 desa dan kelurahan, partai berlambang rajawali itu menargetkan perekrutan seribu anggota baru sebagai langkah awal memperkuat basis organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Dapil 2 yang meliputi Kecamatan Watumalang, Leksono, dan Sukoharjo dinilai menjadi wilayah strategis dalam peta penguatan partai. Keberhasilan membangun jaringan kader dan memperluas keanggotaan di kawasan tersebut diyakini akan menjadi tolok ukur kekuatan Partai Perindo di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
“Seluruh kader diharapkan mampu meningkatkan jangkauan serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam politik melalui keanggotaan Partai Perindo,” ujar Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Wonosobo, Bayu Adjie Nugraha, Rabu (10/6/2026).
Menurut Bayu, target seribu anggota baru bukan sekadar angka administratif. Target itu menjadi ukuran sejauh mana struktur partai mampu menjangkau masyarakat dan membangun partisipasi politik dari tingkat desa.
“Target ini tidak bisa dicapai secara individu. Dibutuhkan kerja bersama, komunikasi yang baik, dan konsolidasi berkelanjutan agar seluruh struktur partai bergerak dalam satu arah,” tutur anggota DPRD Kabupaten Wonosobo ini.
Dia juga mengingatkan seluruh kader untuk mengesampingkan ego sektoral maupun ambisi pribadi. Menurutnya, penguatan partai hanya dapat dicapai melalui kerja kolektif dan semangat gotong royong yang melibatkan seluruh elemen organisasi.
Bayu berharap Dapil 2 mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun struktur partai yang solid. Keberhasilan di wilayah tersebut diyakininya akan berdampak langsung terhadap penguatan organisasi dan peningkatan basis dukungan Partai Perindo di tingkat kabupaten.
Akhir pekan lalu, konsolidasi internal digelar di GOR Bangon, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono. Pada kesempatan itu, sayap Rescue Perindo Kabupaten Wonosobo yang dipimpin Tohir dikukuhkan untuk memperkuat peran sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan partai di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Perindo Jawa Tengah, Joko Purnomo, menegaskan bahwa pertumbuhan partai harus ditopang oleh struktur yang kuat hingga tingkat bawah. Dia mengajak seluruh kader menjaga kekompakan dan meninggalkan budaya saling menjatuhkan yang justru dapat menghambat perkembangan organisasi.
“Perindo Jawa Tengah harus menjadi besar sebagai kekuatan politik. Bukan hanya sekadar menjadi peserta Pemilu, tetapi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kerja politik dan sosial yang berkelanjutan,” ungkap Joko.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Roy Suryo Pertanyakan Kontradiksi Klaim P21 dan Desakan Penahanan
Kuasa Hukum Dokter Oky Pratama Bantah Keterlibatan Klien dalam Kasus Buzzer di Bandung
Peradi Bersatu Desak Polisi Tahan Roy Suryo atas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Prabowo Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Teknologi dan AI, Peringatkan Kepatuhan Hukum