Kapal induk Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, telah merapat di Teluk Souda, Yunani. Kehadiran raksasa bertenaga nuklir ini menambah ketegangan di kawasan, di tengah kekhawatiran yang makin menjadi-jadi soal kemungkinan bentrok antara Washington dan Teheran. Posisinya kini semakin dekat dengan kancah potensi konflik di Timur Tengah.
Lokasi persinggahannya ini bukan sembarangan. Teluk Souda, seperti dilaporkan Gulf News dan The Times of Israel, adalah pangkalan strategis NATO. Tempat itu sejak lama jadi pusat operasi vital bagi AS, Yunani, dan sekutu-sekutu mereka di Mediterania timur.
Ini bukanlah satu-satunya kapal induk yang dikerahkan AS. USS Abraham Lincoln sudah lebih dulu berada di sana. Jadi, USS Gerald R. Ford adalah yang kedua sebuah langkah yang jelas menunjukkan peningkatan kekuatan militer Amerika di wilayah itu, sebagai respons atas ketegangan dengan Iran yang belum juga mereda.
Presiden Donald Trump yang memerintahkan pengerahan kapal ini awal bulan. Langkah itu diambil sambil dia terus mendesak Iran lewat meja perundingan nuklir. Namun begitu, di sisi lain, opsi militer konon juga masih terbuka dan sedang dipertimbangkan serius oleh Gedung Putih.
Artikel Terkait
Anggota Kongres Demokrat Desak Pemakzulan Trump Atas Ancaman Militer ke Iran
Balita Terseret Arus Banjir di Ponorogo, Diselamatkan Warga Setelah Terseret 100 Meter
Netanyahu Tegaskan Serangan ke Lebanon Berlanjut, Tawarkan Negosiasi Damai
Dosen Universitas Budi Luhur Dinonaktifkan Usai Dugaan Pelecehan terhadap Mahasiswi