PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai Rp99,8 miliar kepada para pemegang sahamnya, atau setara dengan Rp40 per lembar saham, untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Hotel Gran Melia, Jakarta, pada Jumat, 22 Mei 2026.
Sepanjang tahun 2025, perusahaan konstruksi swasta ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp175,5 miliar. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio yang ditetapkan mencapai sekitar 57 persen dari total laba bersih yang diraih. Sementara itu, sisa laba bersih tahun lalu dialokasikan sebagai saldo laba ditahan, yang hingga akhir 2025 tercatat sebesar Rp706,7 miliar dengan total ekuitas mencapai Rp1,37 triliun.
Anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) ini mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Pendapatan usaha perseroan mencapai Rp3,6 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,37 triliun. Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba tahun berjalan juga melonjak tajam dari Rp82 miliar pada 2024 menjadi Rp176 miliar pada 2025.
Hingga akhir tahun lalu, perseroan masih memiliki sisa kontrak senilai Rp3,34 triliun, serta proyeksi sisa kontrak untuk tahun depan sebesar Rp2,81 triliun. Adapun harga saham NRCA pada penutupan perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, berada di level Rp478 per saham, yang mencerminkan imbal hasil atau yield sekitar 8,4 persen.
Berikut jadwal penyaluran dividen NRCA: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Juni 2026, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Juni 2026, cum dividen di pasar tunai pada 8 Juni 2026, ex dividen di pasar tunai pada 9 Juni 2026, dan pembayaran dividen pada 23 Juni 2026.
Artikel Terkait
Ancal Bidik 100 Ribu Wisatawan Selama Libur Panjang Iduladha
BRI Salurkan 5.000 Lebih Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia saat Idul Adha
BEI Pindahkan GOTO dan BELI ke Papan Pengembangan, 26 Saham Naik Kelas ke Papan Utama
Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun saat Iduladha, Antam Terkoreksi ke Rp2,897 Juta per Gram