Darma Henwa Dirikan Tiga Anak Usaha Baru di Sektor Kelistrikan, Infrastruktur, dan Perhotelan

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:20 WIB
Darma Henwa Dirikan Tiga Anak Usaha Baru di Sektor Kelistrikan, Infrastruktur, dan Perhotelan

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) resmi mendirikan tiga anak usaha baru yang bergerak di sektor kelistrikan, infrastruktur, dan perhotelan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis dan investasi perseroan.

Ketiga entitas tersebut PT DH Listrik, PT DH Infrastruktur, dan PT DH Arunika Hospitality dibentuk pada 17 Juli 2026. Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Darma Henwa, Mukson Arif Rosyidi, mengatakan pendirian tiga perusahaan baru ini bertujuan memperluas lini bisnis di bidang kelistrikan, infrastruktur, dan hospitality, serta memperkuat struktur usaha melalui anak perusahaan.

“Pendirian tiga perusahaan baru merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha dan investasi Perseroan dalam rangka memperluas lini bisnis di bidang kelistrikan, infrastruktur, dan hospitality, serta memperkuat struktur usaha melalui anak perusahaan,” ujar Mukson dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (17/7/2026).

PT DH Listrik akan menjalankan kegiatan usaha di bidang pembangkitan tenaga listrik, penyediaan tenaga listrik dalam satu kesatuan, serta berbagai aktivitas penunjang ketenagalistrikan lainnya. Kepemilikan saham perusahaan ini berada di bawah PT DH Investindo sebesar 99,90 persen dan PT Cipta Multi Prima sebesar 0,10 persen.

PT DH Infrastruktur akan fokus pada bisnis layanan kepelabuhanan laut, pergudangan dan penyimpanan, angkutan laut dalam negeri untuk barang umum dan khusus, serta jasa penunjang transportasi laut dan darat. Struktur kepemilikan sahamnya sama dengan DH Listrik, yakni PT DH Investindo sebesar 99,90 persen dan PT Cipta Multi Prima sebesar 0,10 persen.

Sementara itu, PT DH Arunika Hospitality akan bergerak di bidang jasa manajemen akomodasi, perhotelan, jasa boga, penyediaan makanan, layanan kebersihan, konsultasi manajemen dan bisnis pariwisata, konsultasi perdagangan, hingga penyediaan tenaga kerja sementara. Perseroan menguasai 99,90 persen saham perusahaan tersebut, sedangkan sisanya 0,10 persen dimiliki PT Cipta Multi Prima.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags