Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur erupsi pada Sabtu (18/7/2026) pukul 09.38 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan kolom abu setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak gunung.
Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat daya hingga barat.
Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 15 detik.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat. Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi ± 3 menit 15 detik," tulis PVMBG dalam keterangan resmi.
Gunung tersebut masih berstatus Level III Siaga. PVMBG meminta masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Masyarakat diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.
PVMBG juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung.
Wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan," tulis PVMBG.
Artikel Terkait
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Asap Hitam Membumbung hingga 200 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.400 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1,4 Kilometer
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau, PVMBG: Itu Hasil AI