Nilai Pasar Maarten Paes Meroket ke Rp34,76 Miliar Usai Jadi Pahlawan Adu Penalti Ajax

- Kamis, 28 Mei 2026 | 20:35 WIB
Nilai Pasar Maarten Paes Meroket ke Rp34,76 Miliar Usai Jadi Pahlawan Adu Penalti Ajax

Kiper utama Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, tengah menikmati fase emas dalam kariernya di Eropa. Performa konsisten yang ditunjukkannya bersama Ajax Amsterdam sepanjang musim ini berbuah pada lonjakan nilai pasar yang signifikan. Berdasarkan data terkini dari lembaga analisis pasar pemain, nilai sang penjaga gawang berusia 28 tahun itu kini mencapai angka fantastis, yaitu Rp34,76 miliar, melonjak drastis dari valuasi sebelumnya yang berada di kisaran Rp26,07 miliar.

Kenaikan nilai ekonomi sebesar lebih dari delapan miliar rupiah ini tidak terlepas dari aksi heroik Paes di lapangan hijau. Kontribusinya yang paling anyar adalah saat ia menjadi pahlawan kemenangan Ajax dalam laga final playoff Eredivisie 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026, di Stadion Kras, Volendam, itu menjadi panggung pembuktian kualitasnya sebagai kiper kelas atas.

Dalam laga yang menentukan tiket menuju Liga Konferensi Eropa 2026-2027 tersebut, Paes tampil gemilang sejak menit awal. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan krusial, termasuk mementahkan sundulan Sieber Horemans dan sepakan mendatar Souffian El Karouani pada menit ketujuh. Di sisi lain, lini serang Ajax yang mengandalkan Steven Berghuis dan Aaron Bouwman sempat kesulitan menembus pertahanan ketat FC Utrecht yang dikawal kiper Vasilis Barkas.

Kebuntuan baru terpecahkan pada babak tambahan waktu pertama melalui gol Davy Klaassen yang membawa Ajax unggul 1-0. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. FC Utrecht berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak tambahan kedua melalui tendangan keras Gjivai Zechiel yang gagal dibendung Paes. Skor imbang bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Menjelang babak tos-tosan, ketegangan sempat meningkat. Gelandang Ajax, Davy Klaassen, melayangkan protes keras kepada wasit Allard Lindhout karena titik penalti diputuskan berada di depan tribun suporter tuan rumah. Meskipun harus menghadapi tekanan psikologis dari para pendukung lawan, Maarten Paes tetap menunjukkan ketenangan dan mental baja. Ia sukses menjadi pembeda dengan menggagalkan dua eksekutor penalti FC Utrecht, yakni Sebastien Haller dan Souffiane El Karouani.

Aksi gemilang Paes di bawah mistar gawang memastikan kemenangan adu penalti 4-3 untuk Ajax Amsterdam. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiket kompetisi Eropa bagi klub, tetapi juga menjadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Peningkatan performa dan nilai pasar anak asuhnya di Eropa tentu menjadi modal berharga bagi skuad Garuda di masa mendatang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar