Lumpur dan Kayu Sisa Bencana Disulap Jadi Material Rehabilitasi

- Kamis, 08 Januari 2026 | 16:48 WIB
Lumpur dan Kayu Sisa Bencana Disulap Jadi Material Rehabilitasi

Rencana rehabilitasi pascabencana di Sumatera mulai menemukan bentuknya. Menariknya, Satgas Rehabilitasi punya ide yang cukup unik: memanfaatkan apa yang ditinggalkan bencana. Lumpur sisa banjir dan longsor, plus ribuan gelondongan kayu yang berserakan, ternyata bakal diolah kembali untuk membangun lokasi yang rusak.

Ketua Satgas yang juga Mendagri, Tito Karnavian, mengaku sudah berkoordinasi dengan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin soal gagasan ini. Intinya, mereka ingin lumpur itu tidak sia-sia.

“Diskusi kami dengan Pak Menhan beliau ingin agar ini digunakan sebagai tanggul. Tanggul karena kan ini banyak yang tanggul yang sudah apa, sungai kemudian sedimen ya otomatis dangkal,”

ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis lalu.

Menurutnya, ide Pak Sjafrie cukup masuk akal. Sedimen lumpur yang menumpuk itu bisa dibentuk menjadi tembok penghalang alami. Jadi, kalau suatu saat banjir datang lagi, air punya ‘penahan’ agar tidak mudah meluap ke pemukiman.

“Pak Menhan berpendapat menyarankan supaya lumpurnya dipakai untuk jadikan tanggul untuk memperkuat jangan sampai nanti kalau ada banjir, air lagi kemudian tumpah ke kiri kanan gitu,”

tambahnya menjelaskan.


Halaman:

Komentar