PT Soechi Lines (SOCI) punya rencana baru yang cukup ambisius. Perusahaan pelayaran ini baru saja membentuk lima anak usaha, dan targetnya, kelimanya bakal mulai beroperasi dalam satu hingga dua tahun ke depan. Intinya, langkah ini diambil untuk menjajaki peluang pasar baru yang masih terbuka lebar di sektor maritim.
Lima entitas baru itu bernama PT Sejahtera Mega Armada, Great Sea International Ltd, Great Ocean Marine Ltd, Soechi Eternity Maritime-FZCO, dan Eternity Ocean Maritime Ltd. Nama-namanya terdengar global, dan memang itulah cakrawala yang ingin dituju.
Menurut Paula Marlina, Direktur Soechi Lines, perseroan saat ini sedang gencar mencari kontrak penyewaan kapal. Tujuannya jelas: agar armada yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal.
"Entitas anak tersebut akan membutuhkan sekitar 1-2 tahun ke depan untuk dapat efektif beroperasi secara komersial,"
Ujarnya dalam sebuah Public Expose virtual yang digelar Kamis lalu. Paula juga tak menampik bahwa tahun depan masih ada tantangan yang mengintai. Risiko perubahan suku bunga, misalnya. Untuk itu, perusahaan akan terus melakukan analisis berkala untuk mengukur dampaknya terhadap operasional.
Lalu, bagaimana kinerja keuangan mereka sejauh ini? Hingga kuartal ketiga 2025, pendapatan neto SOCI tercatat USD 118 juta. Angka ini sedikit meredup dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai USD 120,4 juta.
Namun begitu, ceritanya berbeda saat melihat laba. Justru di tengah tekanan pendapatan, EBITDA malah naik menjadi USD 47,9 juta dari sebelumnya USD 45,6 juta di Januari-September 2024. Pencapaian ini tak lepas dari efisiensi operasional dan tingkat penggunaan armada yang tetap tinggi, menyentuh rata-rata 87% dalam sembilan bulan pertama tahun ini.
Laba bruto pun ikut merangkak naik, dari USD 30,9 juta menjadi USD 31,8 juta. Sementara laba usaha mengalami kenaikan tipis, berada di angka USD 23,6 juta. Di sisi lain, laba bersih yang jadi hak pemilik induk terlihat stabil, yakni USD 12 juta, hampir sama dengan periode 9M 2024.
Dari laporan neraca, terlihat total aset SOCI per akhir September 2025 mencapai USD 632,8 juta. Jumlah ini meningkat cukup signifikan dari akhir tahun 2024 yang sebesar USD 602,7 juta. Kenaikan itu terutama datang dari penambahan aset tetap, menyusul akuisisi dua unit kapal baru sepanjang 2025. Langkah ini jelas bertujuan memperkuat kapasitas dan memperluas jangkauan layanan mereka ke depannya.
Artikel Terkait
Kemenkeu Juarai Turnamen Catur Antar-Emiten dan Kementerian di BEI
Prospek Bank Syariah Cerah di Tengah Tekanan Pasar Modal, Bisnis Emas dan Haji Jadi Motor Pertumbuhan
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.881 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Fiskal Domestik dan Ketidakpastian Moneter Global
KWT Mawar 8 di Tangerang Jaga Kualitas Sayur Hidroponik, Utamakan Mutu Dibanding Volume Panen