Target ambisius empat juta hektare kawasan hutan untuk direbut kembali oleh negara tahun ini, tampaknya bakal tercapai. Keyakinan itu disampaikan langsung oleh Ketua Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung, Barita Simanjuntak. Pasalnya, hingga pertengahan Desember 2025, realisasinya sudah menyentuh angka 3,7 juta hektare.
“Dan pada akhir Desember ini, dalam dua minggu ke depan, akan terpenuhi sesuai target sejumlah 4 juta hektare yang akan dikuasai kembali oleh negara,”
ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (8/12).
Kalau dirinci, kerja Satgas PKH ini cukup signifikan. Mereka sudah menyerahkan 1,5 juta hektare lahan kepada PT Agrinas Palma Nusantara. Belum lagi 81.793 hektare di Taman Nasional Tesso Nilo yang kini dikelola Kementerian Lingkungan Hidup. Dengan begitu, masih ada sisa sekitar 2,18 juta hektare yang belum diserahkan, terbagi dalam beberapa klasifikasi.
Untuk lahan sawit ilegal, teridentifikasi seluas lebih dari 356 ribu hektare. Sebagian besar, sekitar 341 ribu hektare, sudah diverifikasi. Sisanya masih dalam proses.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas