Tim DVI Percepat Identifikasi Korban, Bantuan Logistik Mengalir Deras ke Sumatera Barat

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 17:30 WIB
Tim DVI Percepat Identifikasi Korban, Bantuan Logistik Mengalir Deras ke Sumatera Barat

Hujan deras yang mengguyur Sumatera Barat pekan lalu telah meninggalkan duka. Banjir bandang dan tanah longsor menyapu beberapa wilayah, meninggalkan kerusakan parah dan korban jiwa. Di tengah situasi yang masih mencekam, upaya pencarian dan evakuasi terus digenjot kecepatannya oleh kepolisian.

Menurut Kombes Erdi A. Chaniago dari Divisi Humas Polri, fokus utama saat ini ada di dua hal: menemukan korban yang masih hilang dan mempercepat proses identifikasi jenazah.

“Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” tegas Erdi, Sabtu lalu.

Ia menambahkan, Polri tetap dalam kondisi siaga penuh menyikapi dinamika di lapangan yang masih berubah-ubah.

“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” kata dia.

Di sisi lain, tim DVI (Disaster Victim Identification) melaporkan sedikit kemajuan. Dua jenazah lagi berhasil dikembalikan kepada keluarga mereka. Untuk memastikan identitas korban, proses analisis DNA terus berjalan. Sudah ada 21 sampel antemortem dan 26 sampel postmortem yang dikirim ke Pusdokkes Polri untuk diperiksa lebih lanjut.

Lokasi pencarian tak lain adalah daerah-daerah yang paling hancur diterjang bencana. Tim terkonsentrasi di Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai. Hasilnya, satu jenazah ditemukan di Agam. Kemudian ada potongan tubuh di Padang Pariaman, serta dua jenazah sepasang suami istri di wilayah Bukittinggi.

Sementara pencarian berlangsung, bantuan untuk warga yang selamat juga mengalir. Pelayanan kesehatan digelar, dan catatan sementara menunjukkan 874 orang telah mendapatkan pengobatan secara gratis. Bantuan logistik dari berbagai penjuru pun terus berdatangan. Semuanya langsung disalurkan ke posko-posko yang berada di wilayah terdampak, tanpa menunggu lama.

Nuansa keprihatinan masih jelas terasa. Namun, di balik itu, semangat untuk menolong dan memulihkan kondisi tampaknya tak pernah padam.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar