Jembatan Pelabuhan Tanjung Buton Ambruk, Mobil Terhanyut
Sebuah jembatan penghubung ke Pelabuhan Tanjung Buton di Siak, Riau, tiba-tiba ambruk. Kejadian yang menegangkan itu terjadi Senin sore kemarin, sekitar pukul empat. Akibatnya, satu unit mobil minibus berwarna putih beserta sepeda motor terjun ke laut.
Video kejadiannya sudah menyebar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat jelas mobil Toyota Avanza bernopol BM 1648 LO itu ikut terseret. Upaya evakuasi pun langsung dilakukan untuk mengangkat kendaraan yang sudah terbawa arus tersebut.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, langsung bergegas ke lokasi tak lama setelah kejadian. Dia datang bersama Wakil Bupati dan perwakilan DPRD untuk memastikan keadaan di lapangan.
“Kami tadi udah ke lokasi sama Pak Wabup, DPRD dan lainnya. Kami ingin memastikan tidak ada korban,”
kata Afni saat dikonfirmasi.
Menurutnya, koordinasi dengan pihak KSOP Kelas II Tanjung Buton, selaku pengelola jembatan dari Kementerian Perhubungan, telah dilakukan. Meski dikelola pemerintah pusat, kejadian ini tetap menjadi perhatian seribu pemkab karena lokasinya di wilayah Siak dan melibatkan puluhan warganya.
“Kami juga tadi sudah koordinasi sama teman-teman KSOP atau perwakilan Kemenhub di lapangan. Ya kita terus bersinergi nanti bagaimana bisa ditangani karena ini juga dikelola oleh KSOP, tetapi berada di wilayah kita dan ada juga warga kita bekerja di situ 40-an orang,”
tambahnya.
Rupanya, insiden ini sudah bisa dibilang diantisipasi. Jembatan itu sebenarnya sudah direkomendasikan untuk ditutup sejak beberapa waktu lalu. Kondisinya sudah miring, dan kemiringan itu bahkan dilaporkan sudah terjadi sejak tahun 2024 lalu. Faktor penyebabnya diduga karena kurangnya perawatan saat pengelolaan dialihkan.
Dulu, jembatan ini dikelola PT Samudra Siak, sebuah BUMD setempat. Namun begitu, perawatan rutin seolah terabaikan setelah masa itu, yang akhirnya berujung pada tragedi sore tadi.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pria di Kebon Jeruk, Sita Lebih 1 Kg Kokain dari Malaysia
Hetifah Sjaifudian: Kecaman ke Alumni LPDP adalah Alarm Sosial, Bukan Serangan Pribadi
Gempa M 7,1 Guncang Lepas Pantai Malaysia, Dirasakan hingga Kalimantan
Rumah di Pamulang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik