Veda Ega Pratama Jadi Satu-satunya Pembalap Honda di Tiga Besar Klasemen Moto3 2026

- Minggu, 07 Juni 2026 | 01:35 WIB
Veda Ega Pratama Jadi Satu-satunya Pembalap Honda di Tiga Besar Klasemen Moto3 2026

Veda Ega Pratama menjadi satu-satunya pembalap Honda yang berhasil menembus tiga besar klasemen sementara Moto3 2026. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, yang membela tim Honda Team Asia itu tampil impresif di musim perdananya di ajang grand prix.

Pada tujuh seri awal musim ini, Veda mengoleksi 66 poin. Raihan tersebut awalnya hanya menempatkannya di posisi kelima klasemen. Saat itu, ia belum menjadi pembalap Honda terbaik karena masih berada di bawah Adrian Fernandez dari Leopard Racing yang mengumpulkan 89 poin dan duduk di peringkat ketiga.

Namun, situasi berubah drastis setelah Fernandez didiskualifikasi dari enam balapan akibat pelanggaran penggunaan mesin. Hukuman tersebut membuat Fernandez terlempar ke peringkat ke-20 dengan hanya 13 poin. Di sisi lain, Veda mendapat berkah tersendiri. Ia naik satu tingkat dari posisi keempat ke peringkat ketiga klasemen dengan torehan 71 poin.

Bahkan pada Moto3 Prancis 2026, Veda yang awalnya finis di urutan keempat berhak naik podium setelah Fernandez didiskualifikasi. Keputusan itu secara otomatis memperbaiki posisinya di klasemen.

Secara keseluruhan, ada 27 pembalap yang turun di Moto3 musim ini. Dari jumlah tersebut, sepuluh di antaranya menggunakan motor Honda. Veda menjadi yang terdepan di antara para pembalap Honda lainnya. Pembalap terdekat di bawahnya adalah Guido Pini, juga dari Leopard Racing, yang mengemas 48 poin dan berada di peringkat kesembilan.

Pertanyaan kini mengemuka: sejauh mana Veda mampu mempertahankan performanya? Jika ia berhasil finis di posisi tiga besar hingga akhir musim, spekulasi mengenai langkah selanjutnya pun mulai mencuat. Apakah Veda akan promosi ke Moto2 pada 2027, atau justru pindah ke tim KTM di Moto3 musim depan?

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar